Sabtu, Juni 20, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBoltimIsu Polres Boltim Mengatur Pemberitaan Tambang Muncul, Ini Respons Kapolres

Isu Polres Boltim Mengatur Pemberitaan Tambang Muncul, Ini Respons Kapolres

DetailNews.id, Boltim – Dugaan adanya pihak yang mengatasnamakan Polres Boltim untuk mengoordinasikan wartawan dalam pemberitaan aktivitas pertambangan langsung dibantah Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan. Ia menegaskan institusinya tidak pernah mencampuri independensi media.

Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres menyusul beredarnya informasi yang mengaitkan institusi kepolisian dengan dugaan adanya pihak tertentu yang melakukan koordinasi terhadap wartawan dalam pemberitaan aktivitas pertambangan.

AKBP Golfried menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ia memastikan tidak pernah memberikan kewenangan atau mandat kepada pihak mana pun untuk mengatur, mengendalikan, maupun mengoordinasikan kerja jurnalistik media massa.

“Tidak benar jika ada yang menyebut Polres menunjuk seseorang untuk mengendalikan atau mengatur wartawan. Pers memiliki independensi dan kami menghormati tugas jurnalistik yang dijalankan media,” tegas Kapolres.

Menurutnya, hubungan yang selama ini dibangun antara Polres Boltim dan insan pers merupakan kemitraan yang terbuka serta profesional. Komunikasi dengan seluruh media dilakukan tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingan tertentu.

Kapolres menegaskan bahwa kepolisian tidak pernah mencampuri independensi media dalam menjalankan fungsi jurnalistik, termasuk dalam pemberitaan mengenai berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

“Kami menghargai kebebasan pers. Polri memiliki tugas menjaga keamanan dan menegakkan hukum, sementara media menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan yang berimbang dan profesional,” ujarnya.

Terkait munculnya sejumlah nama yang dikaitkan dengan institusi kepolisian dalam informasi yang beredar, AKBP Golfried menyatakan bahwa hal tersebut merupakan tanggung jawab masing-masing pihak dan tidak dapat dikaitkan dengan Polres Boltim tanpa adanya bukti yang jelas.

“Kalau ada pihak yang mengatasnamakan Polres, tentu harus dibuktikan dan diklarifikasi secara objektif. Jangan sampai muncul asumsi yang berkembang menjadi opini seolah-olah institusi terlibat,” katanya.

Di sisi lain, Kapolres turut menjelaskan kembali pernyataannya mengenai keberadaan aktivitas tambang manual yang dilakukan masyarakat di sejumlah wilayah Boltim. Menurutnya, aktivitas pertambangan rakyat tersebut merupakan realitas sosial yang telah berlangsung cukup lama dan menjadi sumber penghidupan bagi sebagian masyarakat.

“Yang saya sampaikan adalah fakta di lapangan bahwa aktivitas tambang rakyat memang ada dan dilakukan oleh banyak masyarakat. Karena itu, penanganannya tidak bisa dilakukan secara sederhana tanpa mempertimbangkan dampak sosial yang ditimbulkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah penegakan hukum tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku, namun perlu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat agar tidak menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban.

Kapolres juga mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah serta tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum fakta dan informasi yang sebenarnya terungkap secara menyeluruh.

AKBP Golfried menegaskan bahwa tugas utama Polres Boltim tetap berfokus pada penegakan hukum, menjaga keamanan wilayah, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Peliput : Amingsih

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments