DetailNews.id, Bolmong – Sebanyak 165 petani dan nelayan asal Kabupaten Bolaang Mongondow bersiap membawa nama daerah dalam ajang nasional PENAS KTNA XVII di Kabupaten Gorontalo. Kontingen tersebut dilepas langsung Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian dan perikanan, Rabu (17/6/2026).
Pelepasan kontingen tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Bolmong dalam meningkatkan kapasitas pelaku utama sektor pertanian dan perikanan melalui forum nasional yang menjadi wadah pertukaran pengetahuan, teknologi, serta inovasi pembangunan pertanian.
Kontingen Bolmong yang mengikuti PENAS KTNA XVII terdiri dari petani dan nelayan yang tergabung dalam KTNA, didampingi 57 penyuluh pertanian. Keikutsertaan mereka juga mendapat dukungan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, para camat se-Kabupaten Bolmong, serta Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bolmong.
Dalam sambutannya, Bupati Yusra Alhabsyi menegaskan bahwa keikutsertaan Bolmong dalam ajang nasional tersebut bukan sekadar menghadiri kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan strategis untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring bagi kemajuan sektor pertanian dan perikanan daerah.
“PENAS KTNA merupakan wadah yang sangat penting bagi para petani dan nelayan untuk belajar, bertukar pengalaman, serta memperoleh pengetahuan baru terkait teknologi dan pengelolaan usaha tani yang lebih modern. Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan membawa pulang ilmu yang nantinya dapat diterapkan serta dibagikan kepada masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow,” ujar Yusra.
Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan tingkat nasional tersebut.
“Kontingen Bolmong harus menunjukkan semangat, kedisiplinan, dan etika yang baik. Jadilah duta daerah yang mampu memperlihatkan bahwa petani dan nelayan Bolmong memiliki potensi besar dan siap bersaing dalam pembangunan sektor pertanian nasional,” tegasnya.
Selain melepas kontingen PENAS KTNA XVII, Bupati Yusra bersama Wakil Bupati Dony Lumenta juga menyerahkan rekomendasi pencairan bantuan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Bolmong.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP) Kementerian Pertanian RI yang bertujuan memperkuat infrastruktur pertanian dan meningkatkan ketahanan pangan daerah.
Untuk program Pembangunan Konservasi Air dan Antisipasi Anomali Iklim melalui pembangunan embung dan dam parit, bantuan diberikan kepada 11 kelompok tani dengan nilai masing-masing Rp86,1 juta.
Sementara melalui program Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier (PITER) Tahap II, sebanyak tujuh kelompok tani yang memenuhi persyaratan menerima bantuan senilai Rp30 juta per kelompok untuk pembangunan dan pemeliharaan jaringan irigasi tersier.
Bupati Yusra meminta kelompok tani penerima bantuan agar memanfaatkan dana tersebut secara optimal, transparan, dan sesuai peruntukan sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas pertanian.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian. Karena itu, saya meminta seluruh kelompok tani penerima agar menggunakan dana sesuai peruntukannya, dikelola secara bertanggung jawab, dan menghasilkan manfaat nyata bagi peningkatan produktivitas lahan serta kesejahteraan petani,” katanya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pertanian seperti embung, dam parit, dan jaringan irigasi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan, terutama menghadapi tantangan perubahan iklim.
“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow berkomitmen terus mendukung program-program yang memperkuat ketahanan pangan daerah. Sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani harus terus dijaga agar cita-cita mewujudkan kedaulatan pangan serta peningkatan kesejahteraan petani dapat tercapai,” pungkas Yusra.
Peliput : Dayat






