Selasa, Juni 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBulunganKejati Kaltara Dalami Dugaan Korupsi Kredit Rp596 Miliar BRI ke PT SSP

Kejati Kaltara Dalami Dugaan Korupsi Kredit Rp596 Miliar BRI ke PT SSP

DetailNews.id, Tanjung Selor – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Utara terus mengintensifkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas kredit Bank BRI kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit PT SSP di Kabupaten Nunukan.

Nilai fasilitas kredit yang diberikan Bank BRI kepada PT SSP disebut cukup signifikan, dengan total yang diperkirakan mencapai Rp596 miliar dalam kurun waktu 2017 hingga 2025.

Penyidikan perkara tersebut telah dimulai sejak April 2026. Hingga saat ini, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Kaltara telah memeriksa sebanyak 30 saksi.

Para saksi yang diperiksa terdiri dari pihak PT SSP selaku penerima fasilitas kredit, pihak Bank BRI sebagai pemberi kredit, KSU atau plasma, serta Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kaltara, Samiaji Zakaria, mengatakan penyidik telah menemukan indikasi dugaan tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara.

“Tim penyidik telah menemukan adanya indikasi dugaan tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara dalam pemberian fasilitas kredit tersebut. Kami terus mendalami bagaimana mekanisme fasilitas kredit itu diberikan, hingga bagaimana kemudian fasilitas kredit ini dijalankan,” tegas Samiaji Zakaria, Selasa (23/6/2026).

Kejati Kaltara memastikan proses penyidikan akan terus berjalan guna mengungkap secara menyeluruh dugaan penyimpangan dalam pemberian fasilitas kredit tersebut.

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments