DetailNews.id, Sulut – Pengurus Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Utara melakukan kunjungan silaturahmi kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd, di ruang kerjanya, Rabu (22/7). Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum mempererat sinergi sekaligus melaporkan kesiapan menjelang pelantikan kepengurusan GP Ansor Sulut yang dijadwalkan pada 1 Agustus 2026.
Ulyas Taha yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Utara menerima langsung rombongan GP Ansor Sulut yang dipimpin Ketua GP Ansor Sulut, Hamri Mokoagouw, bersama jajaran pengurus.
Dalam pertemuan tersebut, Hamri Mokoagouw menyampaikan bahwa silaturahmi merupakan bentuk penghormatan kepada para sesepuh sekaligus kesempatan untuk memohon doa restu dan arahan menjelang pelantikan kepengurusan baru.
“Kami datang untuk bersilaturahmi dan memohon doa restu serta arahan dari Bapak Ulyas Taha sebagai Ketua PWNU Sulut. Selain itu, kami juga melaporkan perkembangan persiapan pelantikan pengurus GP Ansor Sulut yang insya Allah akan dilaksanakan pada 1 Agustus 2026,” ujarnya.
Menurut Hamri, pelantikan kepengurusan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari komitmen GP Ansor Sulut untuk semakin berkontribusi dalam pembangunan daerah, memperkuat moderasi beragama, serta memberdayakan generasi muda yang religius, nasionalis, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.
Menanggapi hal tersebut, Ulyas Taha mengapresiasi semangat para kader muda Ansor yang terus menjaga tradisi silaturahmi, penghormatan kepada ulama, serta semangat pengabdian kepada umat dan bangsa.
Ia menegaskan bahwa GP Ansor memiliki posisi strategis sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang selama ini berperan aktif dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting karena menjadi bagian dari tradisi yang memperkuat persaudaraan dan kebersamaan. Saya berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik, menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, serta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat dan kebangsaan,” pesan Ulyas Taha.
Ia juga mengajak seluruh kader GP Ansor untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan sosial di tengah masyarakat.
Pertemuan diakhiri dengan doa dan foto bersama sebagai simbol kuatnya hubungan antara generasi senior dan generasi muda Nahdliyin dalam merawat tradisi, memperkuat persatuan, serta melanjutkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan daerah.
Melalui silaturahmi ini, GP Ansor Sulawesi Utara diharapkan semakin solid dalam menjalankan perannya sebagai organisasi kader yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mampu melahirkan generasi muda yang religius, nasionalis, serta berdaya saing.
Peliput : Owen






