DetailNews.id, Tarakan – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, memanfaatkan media sosial sebagai ruang komunikasi dua arah dengan masyarakat.
Bagi Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Utara itu, keterbukaan tidak hanya diwujudkan melalui publikasi kegiatan kedewanan, tetapi juga dengan merespons langsung kritik, saran, hingga apresiasi dari masyarakat.
Berbagai unggahan kegiatan Supa’ad di akun media sosial SH Official, khususnya TikTok, mendapat respons positif dari warganet. Salah satunya datang dari akun @icecube yang mengapresiasi konsistensinya dalam menyampaikan aktivitas sebagai wakil rakyat.
@icecube: “Keren Supa’ad Hadianto, selalu transparan dan terbuka. Terima kasih Pak Dewan, amanah.”
Komentar tersebut langsung dibalas oleh Supa’ad melalui akun resminya.
@SupaadHadianto.Official: “Siap Pak, terima kasih. Mohon doanya agar saya selalu mengemban amanah masyarakat.”
Dukungan juga datang dari akun @Bila yang menuliskan doa singkat untuk politisi NasDem tersebut.
@Bila:sehat selalu yaa pak. 🤲semangat. 👍👍
Supa’ad pun mengatakan setiap komentar yang masuk, baik berupa apresiasi, kritik maupun saran, menjadi perhatian dirinya dan tim sebagai bahan evaluasi dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Ini komentar-komentar yang bagus agar masyarakat aktif memberikan masukan, kritik, dan saran. Justru itu yang kami harapkan,” ujar Supa’ad saat dikonfirmasi, Minggu (2/8/26)
Ia mengungkapkan, berdasarkan evaluasi tim pengelola media sosialnya, platform TikTok menjadi media dengan tingkat interaksi tertinggi, baik dari jumlah penonton maupun komentar yang masuk.
“Dari data yang kami lihat, yang paling intens direspons dan ditonton adalah TikTok. Terima kasih untuk Tim SH Official, tetap semangat dan selalu saling mengingatkan,” katanya.
Menurut Supa’ad, keterbukaan melalui media sosial merupakan bagian dari akuntabilitas sebagai pejabat publik. Masyarakat, kata dia, berhak mengetahui aktivitas wakil rakyat yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekaligus memiliki ruang untuk memberikan penilaian secara langsung.
Ia berharap pola komunikasi melalui media sosial dapat memperkuat hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat, tidak hanya pada momentum politik, tetapi juga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sebagai penyelenggara pemerintahan.
Diketahui, unggahan yang mendapat banyak respons tersebut merupakan dokumentasi saat Supa’ad melaksanakan Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Sosranperda) tentang Pengarusutamaan Gender di Hotel Lembasung, Tarakan, Jumat (31/7/2026). Kegiatan itu dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas tokoh masyarakat, ketua RT, tokoh perempuan, serta warga dari berbagai wilayah di Kota Tarakan.
Peliput: Raden






