DetailNews.id, Bolmong – Menindaklanjuti instruksi Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Tim Pengawasan Terpadu (TIPD) kembali melakukan pemantauan langsung terhadap distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di lima SPBU wilayah Bolmong, Jumat (04/09/2026).
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM berlangsung secara adil dan terkendali, sekaligus mengurai antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU.
Berdasarkan hasil pengawasan dan evaluasi di lapangan, Pemkab Bolmong mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan melakukan pembelian BBM secara wajar.
Pemkab menjelaskan, berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pertamina, ketersediaan BBM di SPBU tidak diperkenankan dihabiskan seluruhnya dalam satu hari. Pihak SPBU diwajibkan menyisakan batas aman pada tangki penampung untuk menghindari kerusakan peralatan, sekaligus menyiapkan cadangan darurat bagi kendaraan prioritas, seperti ambulans dan armada pemadam kebakaran.
Untuk menghindari polemik maupun potensi dimanfaatkannya situasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, Pemkab Bolmong melalui Dinas Perdagangan dan ESDM juga menerapkan pembaruan informasi publik dengan indikator ketersediaan BBM berupa status “Tersedia” atau “Kosong”.
Sementara bagi pihak berwenang yang membutuhkan data rincian stok secara detail, dapat melakukan koordinasi langsung dengan Dinas Perdagangan dan ESDM secara terbatas.
Berikut kondisi operasional dan ketersediaan BBM pada lima SPBU yang dipantau Tim Pengawasan Terpadu, Jumat (4/9/2026):
1. SPBU Lolak
Pelayanan dimulai pukul 07.00 WITA. Seluruh nosel pengisian dibuka untuk memperlancar pelayanan. Antrean kendaraan roda empat terpantau normal dan lancar.
BBM jenis Pertalite, Pertamax, dan Dexlite berstatus Tersedia. Sementara Solar berstatus Kosong, dengan stok yang tersisa diperuntukkan sebagai cadangan darurat bagi kendaraan pemadam kebakaran.
Untuk pasokan Solar, saat ini sedang dalam proses distribusi dari Pertamina dan diharapkan kembali tersedia pada Sabtu (5/9/2026).
2. SPBU Tadoy
Pelayanan dibuka pukul 08.00 WITA dengan kondisi antrean kendaraan terpantau normal dan terkendali.
BBM jenis Pertalite berstatus Tersedia, sedangkan Solar berstatus Kosong. Pasokan Solar sedang dalam proses distribusi dari Pertamina dan diharapkan dapat kembali tersedia pada Sabtu (5/9/2026).
3. SPBU Komangaan
Pelayanan dimulai sejak pukul 07.00 WITA. Antrean kendaraan terpantau memanjang hingga kurang lebih 300 meter.
BBM jenis Pertalite dan Pertamax berstatus Tersedia. Sementara Dexlite tersedia di lokasi, namun belum dapat dilayani karena proses perbaikan kerusakan pada mesin nosel belum rampung.
4. SPBU Kosio Barat, Kecamatan Dumoga Tengah
Pelayanan dibuka lebih awal pada pukul 06.10 WITA. Hingga pemantauan dilakukan, antrean kendaraan terpantau normal dan sangat kondusif.
BBM jenis Pertalite berstatus Tersedia dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
5. SPBU Poigar
Pelayanan Pertalite telah beroperasi sejak pukul 06.00 WITA dengan status stok Tersedia.
Sementara pelayanan BBM jenis Solar mulai dibuka pada pukul 08.00 WITA dengan ketersediaan stok yang juga dipastikan Tersedia.
Pemkab Bolaang Mongondow memastikan pengawasan terhadap distribusi BBM akan terus dilakukan secara berkala.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin masyarakat memperoleh hak atas pasokan energi secara adil, sekaligus mencegah dan menindak praktik kecurangan dalam penyaluran BBM di lapangan.
Peliput : Dayat




