DetailNews.id, Cilacap — Polresta Cilacap terus melakukan penertiban terhadap penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek). Hingga September 2026, polisi telah mengamankan sebanyak 321 unit knalpot brong dari hasil penindakan terhadap pelanggar.
Kasat Lantas Polresta Cilacap AKP David Raditya Yudhistira mengatakan penertiban dilakukan untuk menjaga ketertiban serta kenyamanan masyarakat di jalan raya.
“Jumlah knalpot brong yang kami amankan sampai saat ini sudah 321 unit. Kami akan melakukan tindakan secara masif apabila penggunaannya sudah sangat meresahkan masyarakat,” kata David.
Meski penindakan terus dilakukan, polisi tetap mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada masyarakat. Menurut David, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis tidak diperbolehkan di jalan raya karena dapat mengganggu pengguna jalan dan lingkungan sekitar.
Pelanggaran paling banyak ditemukan pada kendaraan roda dua. Namun, polisi juga melakukan pemantauan terhadap kendaraan roda empat yang menggunakan knalpot modifikasi.
David menjelaskan, penindakan dilakukan berdasarkan spesifikasi teknis kendaraan yang ditetapkan oleh pabrikan. Karena itu, kendaraan yang sejak awal diproduksi dengan karakter suara mesin atau knalpot tertentu tetap diperbolehkan selama sesuai spesifikasi pabrik.
“Kalau memang dari pabriknya sudah seperti itu, misalnya kendaraan 250 cc empat silinder, itu memang standar pabrik. Kami bekerja secara selektif dan profesional berdasarkan spesifikasi teknis yang dikeluarkan pabrikan,” ujarnya.
Selain penegakan aturan lalu lintas, Polresta Cilacap juga melakukan berbagai kegiatan sosial dan edukasi sebagai upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.
Jajaran kepolisian di antaranya menggelar bakti sosial ke panti wreda. Kegiatan serupa juga dilakukan melalui Car Free Day dengan memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas serta memperkenalkan tugas dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
David mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memberikan motivasi kepada generasi muda yang tertarik berkarier sebagai anggota kepolisian.
“Untuk anak-anak generasi muda yang ingin menjadi polisi, kita bisa bersama-sama. Kegiatannya juga nanti ada kegiatan syukuran,” pungkasnya.
Peliput: Sani




