BerandaKaltaraKisah Petani Cabai Tarakan Antar Ade Raih Juara I Lomba Jurnalistik Bank...

Kisah Petani Cabai Tarakan Antar Ade Raih Juara I Lomba Jurnalistik Bank Indonesia

DetailNews.id, Bali – Kisah petani cabai asal Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Lukas Thomas, yang mengembangkan pertanian berbasis teknologi digital mengantarkan jurnalis Ade Prasetia Cahyadi meraih Juara I Kompetisi Karya Jurnalistik (KKJ) 2026 Bank Indonesia. Karya feature berjudul “Kebun Kecil Lukas, Langkah Besar Menuju Ketahanan Pangan Kaltara” itu menang dalam kategori Karya Jurnalistik Media Cetak dan Online.

Melalui tulisannya, Ade mengangkat perjuangan Lukas dalam mengembangkan budidaya cabai menggunakan konsep smart greenhouse. Inovasi tersebut menjadi contoh pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menekan biaya produksi.

Kisah petani asal Tarakan itu dinilai relevan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Di tengah tantangan sektor pertanian, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu langkah untuk mendorong sistem pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Kompetisi KKJ 2026 diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (KPw BI Kalsel). Tahun ini, kompetisi mengusung tema “Kalimantan sebagai Pilar Ekonomi Nasional: Dari Ketahanan Pangan hingga Transformasi Digital”.

Ajang tersebut diikuti jurnalis dan mahasiswa dari berbagai daerah di Kalimantan. Dari total 115 karya yang masuk, sebanyak 18 finalis terpilih untuk mengikuti babak akhir dalam dua kategori, yakni Karya Tulis Jurnalistik dan Foto Jurnalistik.

Babak final digelar di Bali pada Selasa (13/10/2026). Para finalis mempresentasikan karya masing-masing di hadapan dewan juri sebelum penentuan pemenang.

Pada kategori Karya Jurnalistik Media Cetak dan Online, Ade bersaing dengan Raden Roro Mira Budiasih dari Kaltim Post dan Nurcholis Huda dari Banjarmasin.Tribunnews.com.

Dewan juri terdiri atas perwakilan KPw BI Kalsel dan Managing Editor kumparanBisnis, Angga Sukmawijaya.

Kepala KPw BI Kalsel, Haris Munandar, mengatakan kompetisi tersebut menjadi wadah untuk mendorong lahirnya karya jurnalistik berkualitas sekaligus memperkuat kolaborasi antara Bank Indonesia dan insan pers.

“Kami berharap karya tulis maupun foto jurnalistik yang dihasilkan akurat, berimbang, didukung data dan informasi yang kredibel, serta mampu menjelaskan persoalan secara utuh,” ujar Haris.

Menurut Haris, karya jurnalistik memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami berbagai persoalan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Karena itu, pemberitaan tidak hanya dituntut informatif, tetapi juga mampu memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada publik.

“Informasi mengenai kebijakan ekonomi akan lebih mudah dipahami masyarakat apabila disampaikan dengan bahasa yang tepat, sesuai konteks, dan mudah diakses,” katanya.

Dia menambahkan, Bank Indonesia akan terus membuka ruang kolaborasi dengan insan pers, termasuk dalam penyebarluasan informasi mengenai perkembangan ekonomi, kebijakan, serta proyeksi ekonomi ke depan.

Prestasi tersebut menambah daftar penghargaan yang telah diraih Ade di bidang jurnalistik. Sebelumnya, ia meraih Juara II Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025, Juara I Lomba Menulis Hari Perempuan Nasional tingkat Kalimantan Utara, Juara II Lomba Opini Hari Kesehatan Mental yang diselenggarakan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, serta Juara III Lomba Menulis Karya Kreatif Benuanta (KKB) Kalimantan Utara.

Kemenangan ini sekaligus membawa kisah petani Tarakan ke panggung penghargaan jurnalistik tingkat regional. Lewat karya tersebut, Ade menyoroti bagaimana inovasi di tingkat petani dapat menjadi bagian dari upaya mendorong ketahanan pangan dan transformasi digital di Kalimantan Utara.

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments