Kamis, April 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungAlumni Turun Tangan, FKDM Bitung Dorong Wirausaha Pelajar Lewat UMKM Sekolah

Alumni Turun Tangan, FKDM Bitung Dorong Wirausaha Pelajar Lewat UMKM Sekolah

DetailNews.id, Bitung — Peran aktif masyarakat dalam membangun generasi muda kembali terlihat di Kota Bitung. Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bitung, Olga Dotulong Banua, menunjukkan dukungan konkret terhadap pengembangan kewirausahaan pelajar dengan mengunjungi stand Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) milik siswa SMP Negeri 7 Bitung, Kamis (23/4/2026).

Kunjungan tersebut tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi bagian dari dorongan nyata terhadap penguatan ekonomi kreatif berbasis pendidikan. Para siswa menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari olahan kripik groho banana chips rasa balado hingga kerajinan tangan seperti gantungan kunci dan tas berbahan tali kur.

Olga yang juga merupakan alumni sekolah tersebut mengaku bangga melihat perkembangan kreativitas siswa yang dinilai mampu menjawab tantangan ekonomi sejak dini.

“Ini merupakan terobosan luar biasa. Siswa-siswi SMP Negeri 7 mampu mengembangkan UMKM di lingkungan sekolah dengan memproduksi kripik groho, bahkan menciptakan kerajinan tangan yang bernilai ekonomi,” ujar Olga.

Menurutnya, langkah yang dilakukan para pelajar tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan kewirausahaan tidak harus menunggu usia dewasa, melainkan dapat dimulai sejak bangku sekolah.

“Apa yang dilakukan ini menunjukkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar untuk menciptakan inovasi. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi sudah mampu menghasilkan produk nyata yang punya daya saing,” tegasnya.

Lebih jauh, Olga menilai kegiatan UMKM di lingkungan sekolah memiliki dampak strategis dalam membentuk karakter dan mental mandiri siswa.

“Kegiatan ini bukan hanya soal keterampilan produksi, tetapi juga membangun mental kewirausahaan. Ini penting agar ke depan mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja,” jelasnya.

Ia juga menyoroti keberagaman produk yang dihasilkan siswa sebagai indikasi berkembangnya kreativitas yang berbasis potensi lokal.

“Selain kripik groho rasa balado yang menjadi produk unggulan, karya seperti tas dan gantungan kunci dari tali kur menunjukkan bahwa siswa mampu mengolah ide menjadi produk yang memiliki nilai estetika dan ekonomis,” tambahnya.

Di akhir kunjungannya, Olga berharap inisiatif serupa dapat terus diperluas dengan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, sekolah, maupun masyarakat.

“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan. Dukungan lintas sektor sangat penting agar lahir lebih banyak pelaku UMKM muda yang inovatif, mandiri, dan siap bersaing di masa depan,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa sinergi antara alumni, lembaga masyarakat, dan dunia pendidikan mampu memperkuat fondasi ekonomi kreatif sejak dini, sekaligus mendorong lahirnya generasi produktif di daerah.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments