Kamis, Juni 11, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungBunda PAUD Bitung Apresiasi Penamatan 94 Siswa RA Alkhairaat Girian, Tekankan Pentingnya...

Bunda PAUD Bitung Apresiasi Penamatan 94 Siswa RA Alkhairaat Girian, Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

DetailNews.id, Bitung – Bunda PAUD Kota Bitung, Ny. Elen Honandar-Sondakh, SE, menghadiri kegiatan Penamatan Raudhatul Athfal (RA) Alkhairaat Girian Tahun Ajaran 2026/2027 yang diikuti sebanyak 94 peserta didik. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menandai berakhirnya proses pendidikan anak usia dini sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Kamis (11/6/2026)

Acara yang digelar ruang SH Sarundajang Kantor Wali Kota Bitung berlangsung meriah diawali dengan penampilan tarian anak-anak, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Alkhairaat, Mars RA Alkhairaat, pembacaan Kalam Ilahi dan sari tilawah, pembacaan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, hingga prosesi pengukuhan dan pelepasan peserta didik.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD Kota Bitung menegaskan bahwa penamatan bukan hanya seremoni tahunan, melainkan bentuk apresiasi atas perjalanan pendidikan anak yang telah didampingi oleh guru dan orang tua selama ini.

Menurutnya, setiap tahapan pendidikan anak usia dini memiliki arti penting dalam membentuk pondasi karakter dan kepribadian anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Hari ini bukan sekadar pelepasan peserta didik, tetapi juga perayaan atas proses tumbuh kembang anak-anak yang telah dibimbing dengan penuh cinta, kesabaran, dan dedikasi oleh para guru serta orang tua,” ujar Elen.

Ia menilai pendidikan anak usia dini merupakan fase yang sangat menentukan arah perkembangan anak pada masa mendatang. Karena itu, seluruh pihak harus memberikan perhatian serius terhadap proses pendidikan sejak usia dini.

Menurut Elen, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari terbentuknya karakter, akhlak, dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter, akhlak, dan kepribadian anak. Apa yang ditanamkan pada masa ini akan menjadi bekal mereka di masa depan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Elen juga memberikan apresiasi kepada RA Alkhairaat Girian yang dinilai konsisten menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan karakter peserta didik.

Menurutnya, pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan dan moral memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang berkualitas dan berdaya saing.

“Saya mengapresiasi RA Alkhairaat Girian yang terus konsisten menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan,” tuturnya.

Selain itu, Bunda PAUD Kota Bitung turut menyampaikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik yang selama ini mengabdikan diri dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak.

Ia menilai keberhasilan peserta didik yang hari ini menyelesaikan pendidikan tidak terlepas dari dedikasi para guru dalam menanamkan nilai-nilai kebaikan sejak usia dini.

“Guru memiliki peran yang sangat mulia. Mereka tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing, mengarahkan, dan menjadi teladan bagi anak-anak dalam membentuk kebiasaan baik sejak dini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Elen mengingatkan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, sinergi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial harus terus diperkuat agar proses pendidikan berjalan optimal.

Menurutnya, keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi proses belajar anak menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan.

“Keberhasilan pendidikan anak tidak bisa dibebankan hanya kepada sekolah. Diperlukan sinergi yang kuat antara orang tua, guru, dan masyarakat agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.

Ia pun mengajak para orang tua untuk terus berperan aktif dalam mendampingi perkembangan anak di rumah sebagai bagian dari proses pendidikan yang berkelanjutan.

“Saya mengajak seluruh orang tua untuk terus mendampingi proses belajar anak di rumah. Pendidikan terbaik lahir dari kolaborasi yang harmonis antara keluarga dan sekolah,” tambahnya.

Kepada para peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di RA Alkhairaat Girian, Elen berpesan agar terus semangat belajar dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Menurutnya, anak-anak yang hari ini mengikuti penamatan merupakan generasi yang akan menentukan masa depan Kota Bitung dan bangsa Indonesia.

“Anak-anak yang hari ini menyelesaikan pendidikan di RA Alkhairaat adalah generasi penerus Kota Bitung. Mereka harus dipersiapkan menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, kreatif, dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa serta agama,” katanya.

Ia berharap momentum penamatan menjadi langkah awal bagi anak-anak untuk terus meraih prestasi di jenjang pendidikan berikutnya.

“Momentum penamatan ini hendaknya menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita setinggi mungkin dengan tetap menjunjung nilai-nilai moral dan karakter yang baik,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala RA Alkhairaat Girian Rossiana Huwolo, S.Psi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan penamatan yang diikuti 94 peserta didik.

Ketua Komisariat Daerah Alkhairaat Kota Bitung, Sadat Minabari, S.IK., M.Si mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan Alkhairaat. Saat ini Alkhairaat Kota Bitung memiliki tiga satuan pendidikan RA yang berada di Girian, Pinokalan, dan Manembo-nembo Atas serta membina 14 satuan pendidikan mulai dari MI, MTs, MA hingga pondok pesantren.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bitung, H. Yahya W. Pasiak, S.Ag., MM, jajaran pembina dan pengawas pendidikan Alkhairaat, kepala madrasah, para donatur, serta orang tua murid.

Menutup sambutannya, Elen berharap seluruh elemen pendidikan terus berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berkualitas bagi Anak-anak.

“Membangun generasi unggul dimulai dari pendidikan usia dini. Karena itu, kolaborasi antara orang tua, guru, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencetak anak-anak yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia,” pungkasnya.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments