BerandaJatimBupati Jember Pacu Kualitas Pendidikan Jember, Beasiswa Kuliah Ditambah, 256 Sekolah Direvitalisasi.

Bupati Jember Pacu Kualitas Pendidikan Jember, Beasiswa Kuliah Ditambah, 256 Sekolah Direvitalisasi.

DetailNews.id, Jember – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendongkrak kualitas sumber daya manusia terus dipacu. Lewat program andalan Beasiswa Cinta Bergema serta penataan fasilitas sekolah, puluhan ribu mahasiswa dan ratusan lembaga pendidikan di Jember dipastikan merasai dampak langsungnya.

Mewakili Bupati Jember Gus Fawait, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono, membeberkan pencapaian serta arah kebijakan pendidikan daerah. Menurutnya, program beasiswa ini dijalankan secara akuntabel agar tepat sasaran dan menghindari tumpang tindih anggaran.

Kilas Balik Beasiswa 2025 dan Proyeksi 2026
​Pada rentang 2025 hingga 2026, akumulasi penerima manfaat Beasiswa Cinta Bergema telah menembus 11.237 mahasiswa dari target 20 ribu penerima yang tertuang dalam RPJMD.

Realisasi Tahun 2025 : Dari 17.351 pendaftar di 103 perguruan tinggi, sebanyak 7.037 mahasiswa berhasil menerima kucuran bantuan dengan total anggaran yang dicairkan mencapai Rp 31,99 Miliar.
Evaluasi & Pencairan 2026 : Melalui verifikasi ulang pada awal 2026, sebanyak 6.562 mahasiswa penerima lanjutan mempertahankan haknya. Pencairan Tahap I menyerap Rp 25 Miliar, disusul Tahap II sebesar Rp 18,9 Miliar.
Kuota Pendaftar Baru 2026: Tahun ini, tercatat 11.469 pendaftar baru dari 136 perguruan tinggi (termasuk Universitas Al-Azhar, Mesir). Pemkab menyiapkan kuota baru untuk 4.200 penerima dengan alokasi anggaran Rp 15,3 Miliar

Fokus Pembenahan Fasilitas Sekolah Dasar dan Menengah. ​Tak berhenti pada jenjang pendidikan tinggi, Pemkab Jember juga memoles sarana belajar di tingkat dasar dan menengah demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.

Setelah berhasil merevitalisasi 124 satuan pendidikan sepanjang 2025, langkah percepatan berlanjut di tahun 2026. Sebanyak 256 lembaga pendidikan di Jember resmi menjalin kerja sama (PKS) dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk perbaikan fasilitas.

Arief menegaskan bahwa fokus pemerintah daerah bersifat menyeluruh, dari bangku sekolah hingga perguruan tinggi. “Pendidikan bukan sekadar membantu anak-anak untuk bisa melanjutkan kuliah, melainkan juga memastikan mereka dapat mengenyam ilmu di lingkungan belajar yang jauh lebih baik,” pungkasnya.

Peliput : Lukman Hakim

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments