DetailNews.id, Bolmong – Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Yusra Alhabsyi, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) untuk merespons dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya di Desa Tonom dan Desa Ibolian, sekaligus memperkuat langkah antisipasi gangguan keamanan di wilayah Dataran Dumoga, Selasa (20/10/2026).
Rakor yang digelar di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Bolaang Mongondow tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta dan difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
Dalam pertemuan itu, penanganan dinamika sosial di Desa Tonom dan Desa Ibolian menjadi salah satu agenda utama. Selain itu, pemerintah daerah bersama aparat keamanan dan pemerintah di tingkat kecamatan serta desa membahas langkah antisipatif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Dataran Dumoga.
Bupati Yusra menegaskan, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa hingga masyarakat.
Ia menekankan bahwa setiap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat harus ditangani secara cepat, tepat, dan terukur agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Pendekatan persuasif, komunikasi yang intensif, serta penyelesaian melalui musyawarah dinilai penting untuk meredam potensi gesekan sosial. Seluruh pihak juga diminta proaktif melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat.
Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung jalannya pemerintahan, aktivitas ekonomi, dan pelaksanaan pembangunan daerah. Karena itu, koordinasi antarlembaga harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Rakor tersebut melibatkan jajaran aparat keamanan dan sejumlah perangkat daerah terkait untuk memastikan penanganan persoalan dilakukan secara terpadu. Hadir perwakilan Kapolres Bolaang Mongondow, perwakilan Dandim Bolaang Mongondow, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD), serta Kepala Dinas Kesehatan.
Selain unsur kabupaten, pertemuan itu juga dihadiri Camat Dumoga, Camat Dumoga Timur, Camat Dumoga Tengah, Camat Dumoga Barat, Camat Dumoga Utara, dan Camat Dumoga Tenggara.
Turut hadir Sangadi Ibolian bersama perangkat desa serta Sangadi Tonom beserta perangkat desanya. Kehadiran pemerintah kecamatan dan desa diharapkan memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus mempercepat penyampaian informasi mengenai perkembangan situasi di lapangan.
Melalui rakor tersebut, seluruh pemangku kepentingan didorong untuk membangun dialog, memperkuat koordinasi, dan segera melaporkan setiap perkembangan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pemkab Bolmong juga menekankan pentingnya penyelesaian persoalan melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan, dengan tetap menghormati serta mengedepankan ketentuan hukum yang berlaku.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga persatuan, memperkuat rasa aman, dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa, stabilitas keamanan di wilayah Dataran Dumoga diharapkan tetap terjaga sehingga aktivitas masyarakat dan agenda pembangunan dapat berjalan dengan baik.
Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Bolmong Juara: Maju dan Sejahtera, yang menempatkan keamanan, ketertiban, dan kedamaian sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Peliput : Dayat




