DetailNews.id, Kaur – Keselamatan pelajar dan masyarakat menjadi perhatian Pemerintah Desa Merpas, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur. Untuk memastikan akses menuju sekolah tetap aman, pemerintah desa setempat melakukan revitalisasi jembatan penghubung menuju SMP yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas warga.
Jembatan tersebut sebelumnya dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan karena kondisinya dinilai sudah tidak layak. Padahal, fasilitas itu setiap hari digunakan para pelajar untuk menuju sekolah, sekaligus menjadi akses masyarakat menuju pusat desa.
Perbaikan jembatan dilaksanakan menggunakan anggaran Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Pemerintah desa memprioritaskan pekerjaan tersebut agar risiko kecelakaan akibat kondisi jembatan dapat diminimalkan.
Pjs Kepala Desa Merpas, Agung Purnama, ST, mengatakan revitalisasi dilakukan karena jembatan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang keselamatan dan aktivitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
“Jembatan ini adalah jalan anak-anak kita ke SMP dan juga akses masyarakat. Kami tidak mau menunggu ada korban baru diperbaiki. Keselamatan anak-anak dan warga adalah yang utama. Makanya kami dari Pemdes Merpas langsung melakukan revitalisasi,” ujar Agung.
Ia menargetkan proses perbaikan jembatan dapat diselesaikan pada pertengahan November 2026 sehingga segera bisa digunakan kembali dengan lebih aman dan nyaman.
“Insya Allah pertengahan November 2026 ini jembatan sudah selesai, agar anak-anak bisa sekolah dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Dengan adanya revitalisasi tersebut, Pemerintah Desa Merpas berharap akses menuju sekolah dan pusat desa semakin aman. Perbaikan ini juga diharapkan dapat menunjang kelancaran aktivitas belajar mengajar, terutama saat musim hujan ketika debit air sungai meningkat.
Peliput : Edo




