Minggu, Juni 28, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBolmongKawasan Daagon Ditata, Pemilik Kabel Diberi Ultimatum Dua Pekan

Kawasan Daagon Ditata, Pemilik Kabel Diberi Ultimatum Dua Pekan

DetailNews.id, Bolmong – Pemilik jaringan kabel fiber optik dan kabel televisi di kawasan Lapangan Daagon Lolak diminta segera menata instalasi yang terpasang semrawut. Jika tidak diindahkan dalam waktu dua pekan, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow memastikan akan melakukan penertiban, termasuk pemutusan kabel.

Peringatan tersebut mulai berlaku sejak Senin (22/6/2026). Seluruh pemilik jaringan diminta segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan melakukan penataan kabel yang terpasang di kawasan Lapangan Daagon, Kecamatan Lolak.

Kepala Diskominfo Bolmong, Ma’rief Mokodompit, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercantik wajah ibu kota kabupaten sekaligus menciptakan ruang publik yang tertib dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami memberikan kesempatan kepada seluruh pemilik jaringan kabel fiber maupun kabel televisi yang terpasang tidak beraturan di kawasan Daagon untuk segera melakukan penataan kembali. Ini merupakan langkah awal sebelum dilakukan tindakan penertiban,” ujar Ma’rief.

Menurutnya, kabel yang menggantung dan melintang secara tidak teratur tidak hanya mengurangi nilai estetika kawasan, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat yang memanfaatkan ruang publik tersebut.

Ia menjelaskan, Lapangan Daagon diproyeksikan menjadi salah satu ikon ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow. Karena itu, seluruh fasilitas pendukung, termasuk jaringan utilitas telekomunikasi, harus ditata secara baik.

“Ketika seluruh kabel tertata dengan baik, kawasan ini akan terlihat lebih rapi dan menarik. Daagon bukan hanya ruang terbuka publik, tetapi juga representasi wajah Kota Lolak yang setiap hari dikunjungi masyarakat,” katanya.

Diskominfo mencatat terdapat sekitar 24 jaringan kabel yang saat ini terpasang tanpa penataan yang memadai. Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah daerah juga menyiapkan konsep pembangunan sistem kabel bawah tanah (underground cable) untuk menghilangkan kabel yang menggantung sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan kawasan.

“Nantinya kita arahkan menggunakan sistem tanam kabel sehingga tidak ada lagi kabel yang menggantung dan mengganggu pengunjung maupun pelaku UMKM yang beraktivitas di sekitar kawasan Daagon,” jelas Ma’rief.

Ia menegaskan, apabila hingga batas waktu yang ditentukan tidak ada koordinasi maupun langkah penataan dari pemilik jaringan, pemerintah akan melakukan penertiban secara langsung.

“Jika dalam dua minggu ke depan tidak ada koordinasi maupun langkah penataan dari pemilik jaringan, maka kabel-kabel yang mengganggu dan merusak estetika kawasan akan kami tertibkan, termasuk dilakukan pemutusan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow berharap penataan utilitas tersebut dapat mendukung pengembangan Lapangan Daagon sebagai pusat aktivitas masyarakat, kawasan UMKM, sekaligus wajah baru ibu kota kabupaten yang modern, tertib, dan nyaman.

Peliput : Dayat

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments