DetailNews.id, Bitung — Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, menyambut kunjungan kerja Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, di Kawasan Ekonomi Khusus Bitung, Kamis (30/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan layanan penunjang investasi di kawasan tersebut, yang digadang-gadang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia timur.
Dalam kesempatan itu, Randito didampingi sejumlah pejabat Pemkot Bitung, di antaranya Plt Asisten II Michael Toar Sondakh, Kepala DPMPTSP Pingkan Sondakh, Staf Ahli Wali Kota Jeffry Wowiling, serta jajaran direksi BUMD.
Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial dalam menarik investor, baik domestik maupun internasional.
“Infrastruktur menjadi faktor kunci dalam menarik minat investor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, untuk menanamkan modalnya. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh fasilitas di kawasan ini benar-benar siap dan memenuhi standar,” ujar Yulius.
Ia juga menekankan bahwa evaluasi lapangan diperlukan untuk mengidentifikasi hambatan yang masih dihadapi, termasuk pada aspek layanan perizinan dan dukungan operasional kawasan.
“Kunjungan ini bukan sekadar peninjauan, tetapi bagian dari langkah konkret untuk memastikan KEK Bitung mampu bersaing dan menawarkan iklim investasi yang kompetitif,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka memaparkan posisi strategis KEK Bitung yang berada di jalur perdagangan internasional, serta didukung akses langsung ke pelabuhan sebagai keunggulan logistik.
“KEK Bitung memiliki posisi yang sangat strategis dan menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kawasan ini diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal secara signifikan,” jelas Randito.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bitung dalam mempercepat realisasi investasi melalui penguatan koordinasi lintas pemerintahan.
“Kami terus memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat agar seluruh potensi investasi di KEK Bitung bisa segera terealisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Kunjungan kerja ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai kendala di lapangan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan pengelola kawasan dalam mengoptimalkan pengembangan KEK Bitung ke depan.



