Minggu, Mei 24, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungMario Mamuntu Soroti Korban Warga Sulut di Papua, Desak Negara Tegas Hadapi...

Mario Mamuntu Soroti Korban Warga Sulut di Papua, Desak Negara Tegas Hadapi OPM

DetailNews.id, Bitung — Aktivis HAM dan Tokoh Pemuda Nusa Utara, Mario Mamuntu, menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto terkait situasi keamanan di Papua yang dinilai semakin memprihatinkan akibat aksi kekerasan kelompok separatis bersenjata.

‎Dalam surat yang disampaikan dari Kota Bitung, Sulawesi Utara, Jumat (22/5/2026), Mario Mamuntu menyuarakan keprihatinan atas jatuhnya korban jiwa, termasuk warga asal Nusa Utara dan Sulawesi Utara, akibat konflik bersenjata di Papua.

‎Ia meminta pemerintah pusat mengambil langkah strategis dan tegas guna menjamin keamanan masyarakat sipil serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

‎“Negara tidak boleh kalah oleh aksi teror dan kekerasan yang mengancam keselamatan rakyat. Keamanan masyarakat sipil harus menjadi prioritas utama pemerintah,” ujar Mario Mamuntu dalam keterangannya.

‎Mario menilai, stabilitas keamanan di Papua menjadi faktor penting agar aktivitas pendidikan, ekonomi, dan pemerintahan dapat berjalan normal tanpa rasa takut di tengah masyarakat.

‎Selain meminta penguatan operasi penegakan hukum oleh aparat keamanan, ia juga mendorong pemerintah untuk memperkuat pengawasan terhadap penyebaran propaganda separatisme, termasuk di ruang digital dan media sosial.

‎“Sudah terlalu banyak nyawa masyarakat sipil yang menjadi korban. Negara harus hadir dengan tindakan nyata, bukan hanya sekadar pernyataan,” tegas Mario.

‎Ia juga meminta pemerintah memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat Sulawesi Utara yang bekerja dan mencari nafkah di Papua.

‎“Kami tidak ingin lagi mendengar ada warga Nusa Utara maupun warga Sulawesi Utara yang menjadi korban kekerasan di tanah Papua. Keselamatan rakyat harus menjadi tanggung jawab negara,” tambahnya.

‎Dalam surat terbuka tersebut, Mario juga meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia untuk turun langsung ke lapangan guna melihat kondisi keamanan dan dampak konflik terhadap masyarakat sipil.

‎Menurutnya, perhatian serius seluruh pihak diperlukan agar penanganan konflik di Papua tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga perlindungan hak-hak masyarakat yang terdampak.

‎Sementara itu, Tokoh Pemuda Brigade Nusa Utara Indonesia, Ical Mamuntu, turut menyampaikan dukungan terhadap langkah Mario Mamuntu dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.

‎“Kami mendukung penuh langkah penyampaian surat terbuka ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan warga Sulawesi Utara di Papua. Negara harus menunjukkan ketegasan terhadap setiap ancaman yang mengganggu keamanan rakyat,” ujar Ical Mamuntu.

‎Ia menegaskan, masyarakat Nusa Utara tetap berdiri tegak menjaga persatuan bangsa dan mendukung keutuhan NKRI.

‎“Papua adalah bagian dari Indonesia. Kami berharap pemerintah mengambil langkah konkret agar masyarakat bisa hidup aman, damai, dan terbebas dari rasa takut,” kata Ical.

‎Surat terbuka itu ditutup dengan harapan agar pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Papua, sekaligus menjaga persatuan nasional di tengah dinamika keamanan yang terjadi.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments