Kamis, Juni 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBitungNobar Piala Dunia di Pusat Kota Bitung Disorot, Dinilai Ganggu Lalu Lintas...

Nobar Piala Dunia di Pusat Kota Bitung Disorot, Dinilai Ganggu Lalu Lintas dan Aktivitas Warga

DetailNews.id, Bitung – Kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang digelar di kawasan pusat Kota Bitung, Sulawesi Utara, mendapat sorotan dari sejumlah elemen masyarakat. Aktivitas yang menyedot perhatian ratusan warga tersebut dinilai menimbulkan kepadatan di kawasan pusat kota dan berdampak pada kelancaran lalu lintas serta aktivitas ekonomi masyarakat.

‎Sorotan datang dari Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Bitung, Zulfikri Rivai, yang menilai lokasi pelaksanaan nobar kurang tepat karena berada di kawasan dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.

‎Menurutnya, kegiatan hiburan yang berpotensi mengumpulkan massa dalam jumlah besar seharusnya ditempatkan di lokasi yang lebih representatif sehingga tidak mengganggu kepentingan publik.

‎”Saya tidak mempermasalahkan kegiatan nonton bareng sebagai sarana hiburan dan kebersamaan masyarakat. Namun, ketika kegiatan tersebut mengundang kerumunan besar, penyelenggara perlu mempertimbangkan lokasi yang tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas warga. Ruang publik harus tetap bisa diakses oleh semua masyarakat secara nyaman,” ujar Zulfikri kepada wartawan.

‎Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan publik perlu memperhatikan aspek keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan pengguna jalan, terutama di kawasan pusat kota yang menjadi titik pergerakan masyarakat dan aktivitas perdagangan.

‎”Pusat kota adalah wajah daerah sekaligus pusat aktivitas ekonomi. Karena itu, setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kepadatan perlu melalui perencanaan yang matang agar manfaat hiburan yang diperoleh masyarakat tidak menimbulkan dampak negatif bagi kelompok masyarakat lainnya,” tambahnya.

‎Keluhan serupa disampaikan seorang sopir angkutan kota, Risaldi Umar, yang merasakan langsung dampak kepadatan selama pelaksanaan nobar berlangsung.

‎Menurut Risaldi, membludaknya penonton menyebabkan beberapa ruas jalan mengalami penyempitan karena sebagian badan jalan dipadati warga yang menyaksikan pertandingan.

‎”Kami mendukung kegiatan hiburan untuk masyarakat, tetapi jangan sampai mengganggu pengguna jalan. Pada beberapa titik, kerumunan warga membuat akses kendaraan menjadi lebih sempit sehingga perjalanan masyarakat dan angkutan umum menjadi terhambat,” katanya, Kamis (18/6)

‎Ia menilai antusiasme masyarakat terhadap sepak bola merupakan hal yang positif, namun perlu diimbangi dengan pengaturan lokasi dan manajemen kerumunan yang baik.

‎”Tidak semua masyarakat datang untuk menonton bola. Ada yang bekerja, berdagang, atau menggunakan jalan untuk aktivitas sehari-hari. Karena itu, kepentingan masyarakat secara umum juga harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, Risaldi berharap Pemerintah Kota Bitung melakukan evaluasi terhadap lokasi pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang agar tidak menimbulkan dampak terhadap lalu lintas maupun aktivitas ekonomi warga.

‎”Kami berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan nobar di pusat kota. Jika kegiatan seperti ini tetap dilaksanakan, sebaiknya dipindahkan ke lokasi yang lebih luas dan tidak mengganggu kelancaran lalu lintas serta aktivitas masyarakat,” tuturnya.

‎Sejumlah warga juga berharap setiap kegiatan yang menghadirkan massa dalam jumlah besar dapat dikoordinasikan secara lebih matang dengan instansi terkait, termasuk pengaturan lalu lintas dan penentuan lokasi yang memadai, sehingga kegiatan hiburan masyarakat dapat berjalan tanpa mengorbankan kepentingan publik lainnya.

‎Kegiatan nobar Piala Dunia tersebut sebelumnya menarik perhatian ratusan warga yang memadati kawasan pusat Kota Bitung. Di tengah tingginya antusiasme masyarakat, muncul harapan agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat lebih memperhatikan aspek kenyamanan, keselamatan, dan kelancaran aktivitas masyarakat secara keseluruhan.

 

Peliput : ical

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments