DetailNews.id, Tarakan – Ratusan jamaah menghadiri Pakuwaja Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pendopo Pakuwaja Kota Tarakan, Minggu (20/9/2026) malam. Kegiatan mengusung tema “Meneladani Akhlak Mulia Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari.”
Hadir para ketua soko-soko, sesepuh Pakuwaja, tokoh masyarakat, jajaran pengurus Pakuwaja Kota Tarakan, serta sejumlah tokoh daerah. Di antaranya anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Supa’ad Hadianto, S.E., Komarudin, dan Direktur Utama PDAM Tarakan Iwan Setiawan.
Ketua Pakuwaja Kota Tarakan, Bopo Djamin, mengatakan tema tersebut relevan bagi warga Jawa yang hidup di perantauan, termasuk di Kota Tarakan. Menurutnya, keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari.
“Kita dituntut untuk bisa serawung, menjaga kerukunan, jujur dalam berdagang, santun dalam bertutur, dan gotong royong. Itulah akhlak mulia Nabi yang harus kita teladani,” ujar Djamin.
Djamin menyebut ada tiga hal yang perlu diperkuat melalui momentum Pakuwaja Bersholawat. Pertama, meningkatkan keimanan dengan memperbanyak sholawat. Kedua, mempererat persaudaraan, tidak hanya antarsesama warga Jawa, tetapi juga dengan masyarakat dari berbagai suku di Kota Tarakan.
“Yang pertama yaitu memperkuat iman kita dengan memperbanyak sholawat. Yang kedua, mari kita pererat persaudaraan antarwarga Jawa dan dengan suku-suku lainnya yang ada di Kota Tarakan,” katanya.
Ketiga, Djamin mengajak warga menjaga dan melestarikan budaya luhur Jawa yang selaras dengan nilai-nilai ajaran Islam.
“Mari kita lestarikan, kita jaga budaya luhur Jawa yang selaras dengan ajaran agama Islam,” lanjutnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, pengurus Pakuwaja, para sesepuh, ketua soko-soko dan seluruh jamaah yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Djamin berharap Pakuwaja Bersholawat tidak berhenti sebagai kegiatan keagamaan, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, persatuan dan kerukunan masyarakat di Kota Tarakan.
“Semoga acara malam ini membawa berkah untuk kita semua dan untuk Kota Tarakan yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan Ustaz H. Ahmad Khumaidi, S.Hi. Dalam tausiahnya, Ustaz Ahmad mengangkat kisah tentang kecintaan umat kepada Nabi Muhammad SAW, termasuk orang-orang yang tidak pernah bertemu atau melihat langsung Rasulullah, tetapi tetap mencintai dan mengikuti ajarannya.
Ia menyampaikan bahwa Rasulullah memiliki kecintaan yang besar kepada umatnya, termasuk umat yang hidup setelah beliau wafat.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan. Kecintaan tersebut harus dibuktikan dengan mengikuti akhlak dan ajaran Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Jamaah juga diajak menjadikan kecintaan kepada Rasulullah sebagai dorongan untuk memperbaiki perilaku, memperkuat ibadah dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Pesan tersebut sekaligus menguatkan tema Maulid Nabi tahun ini, yakni menjadikan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Peliput: Raden




