DetailNews.id, Tarakan – Kinerja kepolisian di Kalimantan Utara jadi sorotan. Dalam forum Analisa dan Evaluasi (Anev) Triwulan lewat Tactical Working Group (TWG), Senin (27/4/2026), Polres Tarakan tampil paling menonjol dalam penyelesaian perkara.
Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadi, S.I.K., memimpin langsung evaluasi tersebut. Sejumlah indikator dibedah, mulai dari penanganan kasus hingga penyelesaian tunggakan perkara yang selama ini jadi perhatian publik.
Hasilnya, Polres Tarakan tercatat sebagai satuan dengan penyelesaian tunggakan perkara terbanyak di jajaran Polda Kaltara. Capaian ini dinilai sebagai bukti percepatan kinerja dalam memberi kepastian hukum kepada masyarakat.
“Tidak boleh ada pembiaran. Setiap perkara harus dituntaskan secara profesional dan transparan,” tegas Kapolda.
Ia menekankan, perkara yang belum selesai bukan hanya jadi beban institusi, tapi juga berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap Polri.
Tak hanya soal penegakan hukum, Kapolda juga mengingatkan ancaman lain yang tak kalah serius, yakni dampak fenomena El Nino. Kondisi ini berpotensi memicu cuaca panas ekstrem di Kalimantan Utara.
Dampaknya bisa meluas, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, hingga gangguan kamtibmas.
Karena itu, seluruh jajaran Polres diminta meningkatkan kesiapsiagaan. Mulai dari memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan patroli, hingga mengedepankan langkah preventif.
Anev ini menjadi tolok ukur sekaligus peringatan. Capaian Polres Tarakan diharapkan jadi pemicu bagi satuan lain untuk ikut meningkatkan kinerja.
Evaluasi sudah dilakukan. Peringatan sudah disampaikan. Kini, publik menunggu pembuktian di lapangan.
Peliput: Raden



