DetailNews.id, Tolitoli – Penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2026 di Kabupaten Tolitoli menghadirkan kabar baik sekaligus tantangan, khususnya bagi guru kategori PPPK Paruh Waktu. Dari total 549 guru yang terdata, sebanyak 98 orang telah dinyatakan valid dan mulai menerima tunjangan secara rutin setiap bulan.
Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tolitoli, Sukarni, menjelaskan bahwa dari ratusan guru PPPK paruh waktu tersebut, sebanyak 403 orang masih dalam tahap pengurusan Surat Keputusan (SK). Sementara sebagian lainnya terkendala persoalan linieritas kualifikasi yang menjadi syarat mutlak penerimaan tunjangan profesi.
“Untuk guru PPPK paruh waktu di kami itu sebanyak 549 orang dan yang sudah valid sebanyak 98 orang. Mereka diperlakukan sama dengan guru ASN dan PPPK, yakni menerima penyaluran setiap bulan. Namun memang ada perbedaan teknis pada nomor rekening yang ditentukan langsung oleh Pemerintah Pusat,” ungkap Sukarni kepada DetailNews.Id, Selasa (3/3/2026).
Berbeda dengan guru ASN dan PPPK penuh waktu yang pengelolaan nomor rekeningnya difasilitasi dinas setempat, guru PPPK paruh waktu wajib mengikuti regulasi pusat dalam penentuan rekening penyaluran TPG.
Menanggapi guru yang belum menerima TPG akibat kendala administrasi maupun linieritas, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tolitoli mengimbau agar para pendidik tetap bersabar. Pemerintah daerah, kata Sukarni, tetap berupaya mencari solusi.
“Bagi guru paruh waktu yang belum mendapatkan TPG atau belum linier, kami imbau bersabar. Penganggarannya tetap akan diupayakan melalui skema Dana BOS,” tambahnya.
Secara keseluruhan, Kabupaten Tolitoli tercatat sebagai daerah tercepat dalam penyaluran TPG se-Sulawesi Tengah pada awal tahun 2026. Skema penyaluran bulanan ini dimulai sejak 27 Januari, disusul pencairan Februari pada 27 Februari.
Sebanyak 1.172 guru ASN dan PPPK di Tolitoli yang telah memenuhi persyaratan administrasi kini telah menerima TPG melalui sistem pembayaran rutin bulanan.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi guru PPPK paruh waktu yang masih melengkapi berkas, sehingga proses validasi dapat segera tuntas demi peningkatan kesejahteraan pendidik di Kabupaten Tolitoli.
Peliput : Arya






