DetailNews.id, Bitung – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Bitung tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Polres Bitung memilih menghadirkan suasana yang lebih dekat dengan masyarakat melalui Lomba Line Dance antar gabungan satuan kerja yang berlangsung meriah di Sport Hall Asrama Polisi (Aspol) Pinokalan, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, tersebut menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan anggota Polri, Bhayangkari, dan masyarakat dalam suasana penuh keakraban, sportivitas, dan semangat kekeluargaan.
Turut hadir Ketua Bhayangkari Cabang Bitung Ny. Detta Albert Zai, Wakapolres Bitung Kompol J.H. Daniel Korompis, S.E., Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Sjeanet Korompis, para Pejabat Utama Polres Bitung, anggota Bhayangkari, serta peserta dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polres Bitung.
Sebanyak tujuh tim gabungan satuan kerja tampil memukau dengan koreografi yang kreatif, kompak, dan energik. Sorak dukungan dari para penonton terus mengiringi setiap penampilan, menciptakan atmosfer yang hangat sekaligus memperlihatkan eratnya hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai menegaskan bahwa Hari Bhayangkara merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas internal sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Perayaan Hari Bhayangkara bukan hanya tentang mengenang perjalanan panjang pengabdian Polri, tetapi juga tentang bagaimana kami terus memperkuat kebersamaan, kekompakan, dan semangat melayani. Kegiatan seperti ini menjadi sarana membangun energi positif di lingkungan kerja yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Albert Zai.
Menurutnya, kekuatan utama Polri tidak hanya terletak pada profesionalisme tugas, tetapi juga pada soliditas personel dan dukungan keluarga besar Bhayangkari.
“Saya melihat antusiasme yang luar biasa dari seluruh peserta. Mereka menunjukkan bahwa kebersamaan dan kekompakan dapat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan. Semangat inilah yang ingin terus kami bangun di Polres Bitung,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Ahmad Anugrah, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan lomba tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang sehat, produktif, dan harmonis.
“Kami ingin menghadirkan perayaan Hari Bhayangkara yang tidak hanya meriah, tetapi juga memberi ruang bagi personel untuk mempererat hubungan antarsatuan kerja. Melalui kegiatan ini, tercipta komunikasi yang lebih baik, kekompakan yang lebih kuat, dan suasana kerja yang semakin positif,” kata AKP Ahmad Anugrah.
Ia menambahkan tingginya partisipasi peserta dan dukungan penonton menunjukkan bahwa semangat kebersamaan masih menjadi nilai yang sangat kuat di lingkungan Polres Bitung.
“Antusiasme yang kami lihat hari ini menjadi bukti bahwa semangat Hari Bhayangkara dapat diwujudkan melalui kegiatan yang kreatif, sehat, dan menyenangkan. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi momentum mempererat persaudaraan dalam keluarga besar Polres Bitung,” ujarnya.
Penilaian lomba dilakukan secara profesional oleh dewan juri bersertifikasi, yakni Coach Maya Badoa, Instruktur Universal Line Dance Sulawesi Utara dan Pengurus ULD Bitung, serta Coach Revaldo Prasetyo, Instruktur Universal Line Dance Sulawesi Utara, Pengurus ULD Bitung, sekaligus Atlet Line Dance Nasional PORNAS VIII.
Berdasarkan hasil penilaian, Juara I diraih gabungan Sat Samapta dan Sat Polair, Juara II gabungan Polsek Ranowulu dan Polsek Matuari, Juara III gabungan Pimstaf, Juara Harapan gabungan Polsek KPS dan Polsek Maesa, serta Juara Favorit diraih oleh Satuan Lalu Lintas Polres Bitung.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata transformasi Polri yang semakin humanis dan dekat dengan masyarakat. Melalui semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bitung menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus membangun hubungan yang harmonis dan penuh kebersamaan dengan seluruh elemen warga.
Peliput : ical






