DetailNews.id, Tarakan – Baru saja dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tarakan, Abdul Azis Hasan langsung mendapat pekerjaan rumah dari Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes.
Khairul mengungkapkan, dirinya telah memberikan delapan tugas khusus kepada Abdul Azis Hasan yang harus segera dikerjakan di luar tugas rutinnya sebagai Sekda.
Delapan tugas tersebut berkaitan dengan percepatan penyelesaian sejumlah persoalan strategis yang dinilai penting bagi masa depan Kota Tarakan.
“Dua hari lalu beliau sudah saya panggil. Ada delapan tugas khusus yang harus segera dilaksanakan di luar tugas rutin,” ujar Khairul saat memberikan sambutan pada pelantikan Abdul Azis Hasan sebagai Sekda Tarakan di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Tarakan, Jumat (31/7/2026).
Khairul mengatakan, penugasan khusus tersebut menjadi perhatian penting karena pemerintah daerah saat ini menghadapi keterbatasan kemampuan keuangan daerah.
Karena itu, Sekda baru diminta tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga mampu mendorong percepatan penyelesaian berbagai persoalan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Tugas-tugas ini sangat krusial bagi masa depan Kota Tarakan dan diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan strategis yang ada,” katanya.
Menurut Khairul, posisi Sekda sangat menentukan efektivitas pemerintahan. Sekda bersama para asisten harus memastikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak dalam satu arah dan bekerja sesuai target pembangunan yang telah ditetapkan.
Terlebih, target pembangunan Kota Tarakan telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Esensi tugas Sekretaris Daerah adalah membantu mengoordinasikan seluruh OPD agar target RPJMD 2025–2029 dapat tercapai. Sekda bersama para asisten harus mengawal pelaksanaan program pembangunan setiap hari,” tegas Khairul.
Selain delapan tugas khusus tersebut, Khairul juga meminta Abdul Azis Hasan melakukan evaluasi secara berkala terhadap program prioritas pemerintah daerah.
Sejumlah indikator kinerja pemerintahan juga menjadi perhatian, di antaranya reformasi birokrasi, Indeks Pelayanan Publik, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), serta berbagai indikator lain yang menjadi tolok ukur penilaian pemerintah pusat.
Khairul menilai Abdul Azis Hasan memiliki bekal pengalaman yang cukup untuk mengemban tugas tersebut. Sebelum dilantik sebagai Sekda, Abdul Azis Hasan telah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkot Tarakan.
Ia pernah menjabat sebagai lurah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala BPBD, Kepala DKPP, Kepala BKPSDM hingga Inspektur Kota Tarakan.
Dengan pengalaman tersebut, Khairul berharap Sekda baru dapat segera bekerja dan mengakselerasi penyelesaian persoalan-persoalan strategis yang menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota Tarakan.
“Delapan tugas ini diharapkan mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan strategis yang ada,” pungkasnya.
Peliput: Raden






