BerandaKaltaraDisambut Gubernur Kaltara, Wagub NTT Belajar Strategi Genjot PAD dari Pajak Kendaraan...

Disambut Gubernur Kaltara, Wagub NTT Belajar Strategi Genjot PAD dari Pajak Kendaraan Air

DetailNews.id, Tarakan – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, tiba di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (21/10/2026). Kedatangan Johni bersama rombongan disambut langsung Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, di Ruang VVIP Bandara Tarakan.

Kunjungan tersebut bertujuan mempelajari penerapan pemungutan pajak kendaraan di atas air yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara sejak 2025. NTT ingin menjadikan pengalaman Kaltara sebagai referensi untuk menggali potensi pendapatan daerah dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Sejumlah pimpinan perangkat daerah Pemprov Kaltara turut mendampingi Gubernur Zainal Arifin Paliwang dalam menerima rombongan Wagub NTT.

Studi tiru ini menjadi kesempatan bagi NTT untuk mendalami pelaksanaan kebijakan pajak kendaraan di atas air, mulai dari landasan regulasi, tata cara pemungutan, mekanisme operasional, integrasi sistem, hingga koordinasi antarlembaga.

Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi NTT, Johny Ericson Ataupah, mengatakan kunjungan tersebut diharapkan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai penerapan kebijakan pajak kendaraan di atas air.

Hal itu disampaikan Johny saat berada di Bandara Tarakan, Rabu (21/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kepala Bidang Pendapatan I Oktavianus Mare dan Lead SKALA NTT Yohanes Eripto Marviandi.

Menurut Johny, sejumlah aspek menjadi perhatian dalam studi tiru tersebut, terutama dasar hukum, mekanisme pemungutan, integrasi sistem, serta pola koordinasi dan kolaborasi antarinstansi terkait.

Pembelajaran itu diharapkan menjadi bahan pertimbangan bagi Pemprov NTT dalam memperkuat kapasitas kelembagaan dan menyusun kebijakan pendapatan daerah yang lebih efektif, terukur, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengalaman Kaltara dinilai dapat menjadi referensi bagi NTT untuk mengidentifikasi potensi pajak kendaraan di atas air dan mengembangkan mekanisme pemungutan yang sesuai dengan karakteristik wilayahnya.

Kegiatan studi tiru ini mendapat dukungan SKALA NTT dan SKALA Kaltara melalui program optimalisasi PAD dan penguatan kelembagaan pemerintah daerah.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menggali potensi pendapatan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendorong penerapan praktik baik dalam tata kelola perpajakan daerah.

Bagi NTT, kunjungan ke Kaltara diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertukaran pengalaman, tetapi juga menghasilkan referensi yang dapat digunakan untuk mengembangkan kebijakan sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah.

Optimalisasi potensi pendapatan daerah menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat kemandirian fiskal. Dengan pengelolaan pendapatan yang lebih baik, pemerintah daerah diharapkan memiliki dukungan lebih kuat dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui studi tiru ini, Pemprov NTT diharapkan dapat mengidentifikasi peluang penerapan pajak kendaraan di atas air sekaligus menyusun langkah pengembangan kebijakan yang relevan dengan potensi daerahnya.

Peliput: Amin

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments