DetailNews.id, Bengkulu Tengah – Hari pertama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Bengkulu Tengah berlangsung ramai. Puluhan calon murid bersama orang tua memadati SD Negeri 68 Bengkulu Tengah untuk menyerahkan berkas pendaftaran, Rabu (1/7/2026).
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, proses pendaftaran dan penyerahan berkas SPMB berlangsung pada 1 hingga 3 Juli 2026. SD Negeri 68 Bengkulu Tengah menjadi salah satu sekolah dasar yang banyak diminati masyarakat karena memiliki kuota penerimaan siswa baru lebih besar dibandingkan sejumlah sekolah dasar lainnya.
Berdasarkan pantauan di SD Negeri 68 Bengkulu Tengah yang berada di Desa Air Sebakul, Kecamatan Talang Empat, para calon murid datang sejak pagi didampingi orang tua atau wali masing-masing.
Setelah menyerahkan dokumen persyaratan dalam map pendaftaran, panitia SPMB langsung melakukan pemeriksaan kelengkapan berkas. Calon murid dan wali dipersilakan pulang setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap.
Kepala SD Negeri 68 Bengkulu Tengah, Kiswanto, S.Pd., mengatakan seluruh tahapan penerimaan murid baru dilaksanakan secara terbuka dan mengacu pada petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah.
Menurutnya, sistem penerimaan yang diterapkan bertujuan memberikan kesempatan yang adil kepada seluruh calon peserta didik sesuai jalur penerimaan yang tersedia.
“SPMB merupakan momentum penting dalam menjaring generasi yang akan melanjutkan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Kami berkomitmen melaksanakan seluruh proses secara transparan, objektif, dan akuntabel sesuai aturan yang berlaku,” ujar Kiswanto.
Ia menambahkan, SD Negeri 68 Bengkulu Tengah terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi akademik, pembinaan karakter, serta pengembangan berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk mendukung potensi siswa secara menyeluruh.
Kiswanto juga memastikan kegiatan belajar mengajar akan dimulai sesuai kalender akademik, yakni pada 13 Juli 2026.
“Tidak ada penambahan masa libur sekolah, meskipun pembagian rapor sempat mundur satu minggu karena penyesuaian dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Bengkulu Tengah,” jelasnya.
Peliput : Musmulyadi






