DetailNews.id, Boltim – Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur resmi memasuki tahap persiapan. Hal itu ditandai dengan pencanangan petugas lapangan oleh Bupati Oskar Manoppo bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boltim, Selasa (9/6/2026), sebagai langkah awal pengumpulan data ekonomi yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ke depan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Boltim, Oskar Manoppo, yang sekaligus membuka secara resmi pencanangan petugas lapangan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Dalam sambutannya, Oskar Manoppo menyampaikan apresiasi kepada BPS atas pelaksanaan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali tersebut. Menurutnya, data statistik yang akurat dan berkualitas menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
“Data statistik yang berkualitas merupakan fondasi dalam perencanaan pembangunan. Pemerintah membutuhkan data yang akurat untuk menyusun kebijakan yang tepat sasaran, termasuk dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Oskar.
Ia menambahkan, Kabupaten Boltim memiliki potensi ekonomi yang besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perikanan, perdagangan, jasa hingga pariwisata. Karena itu, seluruh potensi tersebut perlu terdokumentasi secara baik melalui Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah.
Kepada para petugas lapangan yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan sensus, Bupati berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme dan ketelitian.
“Manfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya untuk memahami konsep, metodologi, dan prosedur lapangan. Junjung tinggi etika, jaga kerahasiaan data responden, dan bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat,” pesannya.
Acara berlangsung khidmat diawali dengan laporan kesiapan pelaksanaan oleh Kepala BPS Kabupaten Boltim, Indira Anastasia Lolowang, serta sambutan Kepala BPS Provinsi Sulawesi Utara, D. Watekhi, yang menekankan pentingnya data makro hasil Sensus Ekonomi 2026 dalam mendukung pembangunan daerah.
Puncak kegiatan ditandai dengan penyematan rompi dan kartu identitas secara simbolis oleh Bupati Oskar Manoppo bersama jajaran BPS kepada perwakilan petugas lapangan. Prosesi tersebut menjadi tanda resmi dimulainya pencanangan petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Boltim.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar, lengkap dan jujur kepada petugas yang bertugas di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan manfaat besar bagi daerah, terutama dalam penyusunan kebijakan berbasis data untuk pengembangan UMKM, penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui data yang akurat, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Boltim,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BPS Provinsi Sulawesi Utara D. Watekhi, Kepala BPS Kabupaten Boltim Indira Anastasia Lolowang, perwakilan Polres Boltim, serta para calon petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026.
Peliput : Amingsih






