BerandaBolmongEkonomi Bolmong Tumbuh 5,32 Persen, Pemkab Perkuat Pengendalian Inflasi

Ekonomi Bolmong Tumbuh 5,32 Persen, Pemkab Perkuat Pengendalian Inflasi

DetailNews.id, Bolmong – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menunjukkan tren positif. Hingga Triwulan II Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mencapai 5,32 persen, meningkat dibandingkan capaian Triwulan I yang berada di angka 5,04 persen.

Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Triwulan II Tahun 2026 bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Senin (07/09/2026).

Rakor yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting tersebut dipusatkan di Ruang Rapat Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bolaang Mongondow. Kepala Dinas Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) hadir mewakili Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi untuk mengikuti arahan pemerintah pusat terkait pengendalian inflasi dan percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam evaluasi tersebut, pertumbuhan ekonomi Bolmong tercatat mengalami kenaikan 0,28 persen dibandingkan Triwulan I 2026.

Meski pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren positif, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan pada aspek stabilitas harga. Indeks Perkembangan Harga (IPH) Bolmong tercatat berada di angka 14,97 persen.

Sejumlah komoditas bahan pokok menjadi perhatian karena berkontribusi terhadap kenaikan IPH, terutama cabai rawit, cabai merah, dan beras.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemkab Bolmong untuk memperkuat langkah pengendalian harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga.

Dalam rakor tersebut juga disampaikan bahwa Kemendagri akan membentuk tim pemantau dan pengawal untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di daerah. Untuk wilayah Sulawesi Utara, proses pemantauan dan pengawalan tersebut akan dikendalikan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri.

Rakor ini turut melibatkan jajaran pejabat lintas sektor di lingkungan Pemkab Bolmong sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

Pemkab Bolmong menegaskan, capaian pertumbuhan ekonomi yang positif harus berjalan beriringan dengan pengendalian inflasi. Stabilitas harga kebutuhan pokok dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Bumi Totabuan diharapkan mampu mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan tekanan harga melalui langkah-langkah strategis dan koordinasi lintas sektor.

Peliput : Dayat

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments