Kamis, Juli 2, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBengkuluKepala Puskesmas Ilir Talo dan Petugas Gizi Edukasi Warga Lewat Rembuk Stunting

Kepala Puskesmas Ilir Talo dan Petugas Gizi Edukasi Warga Lewat Rembuk Stunting

DetailNews.id, Seluma – Kepala Puskesmas Ilir Talo bersama Petugas Gizi menjadi narasumber dalam kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Balai Desa Talang Kabu, Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Senin (29/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan angka stunting di wilayah setempat.

Dalam kegiatan itu, Kepala Puskesmas Ilir Talo, Masriati, menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mencegah stunting sejak dini.

Menurutnya, upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun atau periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang menjadi fase penting dalam pertumbuhan anak.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif memberikan edukasi mengenai gizi seimbang serta melakukan pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin di setiap dusun.

Dalam kesempatan yang sama, Petugas Gizi Puskesmas Ilir Talo memaparkan materi mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang, pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif, serta tata laksana pemenuhan gizi pada balita.

Ia juga menjelaskan indikator stunting, berbagai faktor risiko yang memengaruhi status gizi anak, serta intervensi spesifik dan sensitif yang dapat dilakukan melalui peran aktif keluarga, kader Posyandu, dan pemerintah desa.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Talang Kabu Nizarli, perangkat desa, kader Posyandu, Babinsa, pendamping desa, Kepala KUA Kecamatan Ilir Talo, serta tokoh masyarakat.

Dalam sesi diskusi, peserta menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi di lapangan, di antaranya rendahnya kesadaran sebagian orang tua terhadap pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak serta masih terbatasnya variasi makanan bergizi di tingkat rumah tangga.

Sebagai tindak lanjut, peserta menyepakati sejumlah rencana aksi, antara lain meningkatkan edukasi gizi melalui Posyandu, melakukan pemantauan rutin terhadap anak berisiko stunting setiap bulan, serta memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Desa Talang Kabu dan Puskesmas Ilir Talo dalam pemanfaatan pangan lokal bergizi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat semakin kuat sehingga upaya percepatan penurunan stunting di Desa Talang Kabu dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Peliput : Musmulyadi

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments