DetailNews.id, Cilacap – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Cilacap menuntaskan pembentukan Pengurus Kecamatan (PK) di 11 kecamatan yang tersebar di enam daerah pemilihan (dapil). Dengan rampungnya Musyawarah Kecamatan (Muscam), partai berlambang pohon beringin itu mulai mempersiapkan strategi menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.
Pengukuhan pengurus kecamatan dilakukan langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cilacap, Teti Rohatiningsih, S.Sos., bersama jajaran pengurus DPD di Kantor DPD Golkar Cilacap, Selasa (30/6/2026). Muscam terakhir digelar untuk wilayah Dapil 1 yang meliputi Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap Tengah, dan Cilacap Selatan.
“Ini sesuai dengan harapan, kepengurusan di masing-masing kecamatan telah kami bentuk, dan ini merupakan Muscam ke-11 di Dapil 1,” ujar Teti Rohatiningsih.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Muscam dilakukan berdasarkan pembagian daerah pemilihan dan tetap mengacu pada ketentuan organisasi.
“Pelaksanaan Muscam kami lakukan per dapil dan tidak menyalahi aturan AD/ART baik di tingkat pusat, provinsi, maupun daerah,” katanya.
Usai terbentuknya kepengurusan hingga tingkat kecamatan, Golkar Cilacap mulai menyusun langkah untuk menghadapi kontestasi politik 2029. Teti menegaskan partainya menargetkan peningkatan perolehan suara dan kursi legislatif.
“Dalam menentukan target ke depan untuk mengikuti Pemilu dan Pilkada 2029, kami ingin hasilnya lebih baik lagi. Dengan bergandengan tangan, insyaallah target yang diamanahkan Ketua Umum dapat tercapai,” ucapnya.
Golkar Cilacap menargetkan mampu meraih dua digit kursi di DPRD Kabupaten Cilacap sekaligus merebut kursi Ketua DPRD. Selain itu, partai juga membidik kemenangan pada pemilihan kepala daerah.
“Yang ingin kita capai adalah Ketua DPRD dan Bupati nanti diraih oleh Partai Golkar,” tegas Teti.
Menurut anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar yang akrab disapa Bunda Teti itu, seluruh jajaran pengurus mulai dari tingkat desa hingga kabupaten harus memperkuat sinergi serta menyiapkan strategi dan kader terbaik agar mampu meraih kepercayaan masyarakat.
“Nanti keberadaan para kandidat di Pemilu harus diperhitungkan dengan baik dan matang. Kemudian strategi agar masyarakat mau bersama-sama dengan Partai Golkar, karena inti perjuangan kami adalah karya dan kekaryaan untuk Kabupaten Cilacap,” pungkasnya.
Peliput : Sani






