Rabu, Juli 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBulunganPWNU Kaltara Siapkan Pemimpin Baru Jelang Muktamar, Konfercab PCNU Bulungan dan Tana...

PWNU Kaltara Siapkan Pemimpin Baru Jelang Muktamar, Konfercab PCNU Bulungan dan Tana Tidung Siap Digelar

DetailNews.id, Tanjung Selor – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Utara memastikan Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tanah Tidung akan digelar pada pekan pertama Juli 2026. Agenda ini menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan setelah masa khidmat kepengurusan di kedua daerah berakhir.

Ketua PWNU Kaltara, H. Alwan Saputra, S.Pi., MM., mengatakan pelaksanaan Konfercab merupakan kewajiban organisasi yang harus dijalankan sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Nahdlatul Ulama.

“Karena masa jabatan kepengurusan telah berakhir, maka pada minggu pertama Juli ini akan dilaksanakan Konfercab PCNU Kabupaten Bulungan di Tanjung Selor dan PCNU Kabupaten Tanah Tidung di Tideng Pale,” ujarnya, Rabu (1/7/2026).

PWNU Kaltara telah memberikan waktu kepada kedua PCNU untuk mempersiapkan seluruh tahapan konferensi secara matang agar pelaksanaannya berjalan tertib, demokratis, dan sesuai dengan aturan organisasi.

Menurut H. Alwan, Konfercab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menentukan arah organisasi NU di tingkat kabupaten selama lima tahun ke depan.

“Kami berharap konferensi ini melahirkan pemimpin yang mampu membawa NU di masing-masing daerah semakin maju, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta memperkuat pelayanan kepada warga Nahdliyin,” katanya.

PWNU, lanjutnya, juga membuka ruang seluas-luasnya bagi warga Nahdliyin untuk menyampaikan aspirasi dalam menentukan figur pemimpin yang dinilai layak memimpin organisasi ke depan.

Ia berharap ketua PCNU yang terpilih nantinya mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun masyarakat sekaligus mengawal berbagai aspirasi warga NU melalui program-program yang bermanfaat.

“Pemimpin yang terpilih harus mampu menyusun program terbaik untuk lima tahun ke depan serta memperkuat peran NU dalam kehidupan sosial, keagamaan, pendidikan, dan kemasyarakatan,” ucapnya.

Tak hanya itu, hasil Konfercab juga memiliki arti strategis di tingkat nasional. Kepengurusan baru PCNU Bulungan dan Tanah Tidung nantinya akan menjadi peserta dalam Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026.

Dalam forum tersebut, para ketua PCNU yang terpilih akan memiliki hak suara atau mandat untuk menentukan kepemimpinan baru Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

“Momentum Muktamar ke-35 nanti bukan hanya penting bagi NU secara nasional, tetapi juga menjadi kesempatan bagi daerah untuk ikut menentukan arah kepemimpinan PBNU ke depan,” jelas Alwan.

Ia pun berharap Konfercab di Bulungan dan Tanah Tidung berlangsung lancar, menghasilkan kepemimpinan yang amanah, berintegritas, serta mampu memperkuat peran NU di tengah masyarakat.

“Harapan kami, akan lahir ketua PCNU Kabupaten Bulungan dan Kabupaten Tanah Tidung yang mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, membawa kemaslahatan bagi warga Nahdliyin, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Peliput: Raden

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments