DetailNews.id, Jepara – RSUD R.A. Kartini Jepara membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran, dan masukan terkait pelayanan kesehatan. Evaluasi dari masyarakat dinilai penting untuk memastikan peningkatan kualitas layanan rumah sakit berjalan sesuai kebutuhan pasien.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur RSUD R.A. Kartini Jepara, Hadi Sarwoko, SKM., S.Kep., MM.Kes., M.M., dalam Media Gathering dan Diseminasi Pelayanan RSUD R.A. Kartini Jepara di aula rumah sakit, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti puluhan jurnalis dan pegiat media sosial. Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jepara Budhi Sulistyawan, jajaran wakil direktur, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait di lingkungan RSUD R.A. Kartini Jepara.
Hadi mengatakan, meskipun kinerja pelayanan rumah sakit terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, pihaknya menyadari masih terdapat berbagai hal yang perlu diperbaiki.
Karena itu, masukan dari masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media maupun kanal pengaduan, akan menjadi bahan evaluasi bagi rumah sakit.
“Sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Jepara, kami terus berupaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kami juga terbuka terhadap saran, usulan, maupun kritik sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Hadi.
Dalam kegiatan tersebut juga digelar sesi dialog yang dipandu dr. Eko Puspeno. Para jurnalis dan pegiat media sosial diberikan kesempatan menyampaikan pertanyaan serta masukan terkait pelayanan kesehatan di RSUD R.A. Kartini Jepara.
Hadi menjelaskan, peningkatan kualitas pelayanan dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta kerja sama lintas sektor.
Saat ini RSUD R.A. Kartini Jepara didukung 1.024 tenaga, terdiri atas 82 dokter dan dokter spesialis, 438 perawat, 66 bidan, 117 tenaga kesehatan lainnya, 250 tenaga nonkesehatan, serta 11 tenaga struktural.
Untuk pengembangan layanan spesialistik, rumah sakit tersebut memiliki 46 dokter spesialis, lima dokter spesialis fellowship, empat dokter subspesialis, dan empat dokter gigi spesialis.
Penguatan sumber daya tersebut juga diikuti dengan perluasan akses pelayanan. RSUD R.A. Kartini tidak hanya membuka layanan klinik pada pagi hari, tetapi juga menyediakan klinik layanan sore yang melibatkan sembilan dokter spesialis.
“Kami memastikan akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Jepara, sehingga masyarakat tidak perlu mencari pelayanan kesehatan hingga ke luar kota,” tegasnya.
Hadi menambahkan, RSUD R.A. Kartini Jepara terus mengembangkan sejumlah layanan baru dengan dukungan dokter subspesialis dan kerja sama dengan dokter mitra spesialis.
Beberapa layanan yang kini telah tersedia antara lain hematologi onkologi, cathlab, konservasi gigi, bedah saraf, dan urologi.
Sementara itu, pelayanan unggulan RSUD R.A. Kartini Jepara meliputi pelayanan kanker, jantung, stroke, uronefrologi, kesehatan ibu dan anak (KIA), nyeri, fetomaternal, serta bedah saraf.
Dari sisi kapasitas, rumah sakit saat ini memiliki 383 tempat tidur. Sementara Instalasi Gawat Darurat (IGD) memiliki 23 tempat tidur.
Fasilitas penunjang medis juga terus dikembangkan. Laboratorium RSUD R.A. Kartini Jepara telah mencakup layanan laboratorium klinik dan mikrobiologi, serta didukung fasilitas radiologi dengan peralatan yang terus diperbarui.
Hadi menegaskan, peningkatan kualitas pelayanan akan terus dilakukan sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Jepara.
“Sesuai dengan program Jepara Mulus, kami akan terus berbenah dan mengembangkan pelayanan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Peliput : Slamet




