DetailNews.id, Kotamobagu – Langkah Pemerintah Kota Kotamobagu turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU mendapat respons positif dari masyarakat. Pengawasan tersebut dinilai penting untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi, berjalan sesuai ketentuan dan tidak disalahgunakan.
Sidak dipimpin Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat serta jajaran Forkopimda. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menanggapi keluhan masyarakat terkait antrean dan distribusi BBM di sejumlah SPBU.
Sejumlah masyarakat berharap langkah tersebut tidak berhenti pada sidak, tetapi dilanjutkan dengan pengawasan secara rutin. Mereka menilai pengawasan diperlukan untuk mencegah potensi penyelewengan, termasuk dugaan penimbunan maupun pembelian BBM yang tidak sesuai peruntukan.
Salah satu warga, Difan Ginoga, mengaku bersyukur dengan adanya langkah pemerintah tersebut. Ia mengatakan ketersediaan solar di SPBU Pontodon menjadi perhatian masyarakat karena sebelumnya warga kerap menghadapi persoalan antrean.
“Kami sudah dua tahun tidak pernah mengantre solar di sini. Hari ini memang masih mengantre, tetapi setidaknya BBM sudah tersedia,” kata Difan saat ditemui di SPBU Pontodon.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Umum GMPK Sulut, Resmol Maikel. Ia menilai sidak pemerintah merupakan langkah penting untuk memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan.
Namun, ia meminta agar temuan dalam sidak tidak berhenti pada pemeriksaan lapangan. Jika dalam proses penyelidikan ditemukan adanya pelanggaran hukum, pihak yang terlibat diminta diproses sesuai ketentuan.
“GMPK Sulut meminta para pelaku segera diungkap dan diproses secara hukum,” ujar Resmol.
Menurutnya, keberanian pemerintah melakukan pengawasan langsung perlu diikuti dengan langkah penegakan hukum apabila ditemukan bukti adanya penyalahgunaan BBM.
Masyarakat kini menantikan tindak lanjut dari hasil sidak yang dilakukan Pemkot Kotamobagu bersama aparat terkait. Pengawasan berkelanjutan diharapkan dapat menjaga ketersediaan BBM sekaligus memastikan distribusinya dapat diakses masyarakat secara tertib dan sesuai peruntukan.
Langkah tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun sistem distribusi BBM yang lebih transparan dan mencegah terjadinya praktik yang merugikan masyarakat.
Peliput : Owen




