DetailNews.id, Bolmong – Dalam upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan wawasan kebangsaan, Ketua DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Tony Tumbelaka dan Wakil Ketua DPRD Sulhan Manggabarani mengikuti kegiatan retret Ketua DPRD se-Indonesia yang digelar di Akademi Militer (Akmil), Rabu (15/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) melalui Deputi Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan.
Berdasarkan surat resmi Lemhannas RI Nomor: B/1017a/08/29/19/SET tertanggal 10 April 2026, kegiatan tersebut merupakan ralat undangan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD seluruh Indonesia Tahun 2026 yang dilaksanakan di Akmil Magelang, Jawa Tengah.

Dalam ketentuan terbaru, jadwal kegiatan berubah dari semula 14–18 April 2026 menjadi 15–19 April 2026, dengan lokasi pelaksanaan di Glamping Borobudur Internasional Golf, Kota Magelang.
Retret ini diikuti oleh pimpinan DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia dengan tujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan serta menyelaraskan arah kebijakan daerah dengan program strategis nasional.
Ketua DPRD Bolmong, Tony Tumbelaka, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara legislatif daerah dan pemerintah pusat.
“Ini penting untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bolmong, Sulhan Manggabarani, menjelaskan bahwa peserta kegiatan pada dasarnya adalah seluruh Ketua DPRD se-Indonesia dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.
“Semua peserta merupakan Ketua DPRD se-Indonesia, baik kabupaten, kota, maupun provinsi. Namun saya hadir sebagai perwakilan dari Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten,” jelasnya.
Ia menambahkan, keikutsertaannya sebagai representasi Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (DPN ADKASI) menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antar lembaga legislatif di tingkat nasional.
“Ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antar DPRD di seluruh Indonesia,” tambahnya.
Sulhan juga menilai pola pembinaan semi-militer dalam retret tersebut memberikan pengalaman berharga, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga dalam membentuk mental dan kedisiplinan.
Keikutsertaan pimpinan DPRD Bolmong ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kelembagaan DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan pembangunan daerah.
Melalui kegiatan ini, keduanya diharapkan membawa pengalaman dan wawasan baru guna memperkuat kinerja DPRD Bolmong agar selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional. (Adv)
Peliput : Dade Paputungan



