DetailNews.id, Kotamobagu – Jangan sampai program strategis pemerintah kehilangan kepercayaan masyarakat akibat ulah segelintir pihak. Pesan tersebut disampaikan Ketua APPMBGI DPD II Kota Kotamobagu, Alfian Polla Daini, yang mengingatkan pentingnya integritas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Karena itu, kata dia, seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan pengelolaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Program ini hadir untuk membantu masyarakat sekaligus mencetak generasi yang lebih sehat. Karena itu, seluruh pengelola dapur harus bekerja secara profesional dan menghindari segala bentuk praktik yang dapat merugikan masyarakat maupun mencederai tujuan mulia program ini,” ujar Alfian saat menyampaikan pandangannya, Jumat (19/6/2026).
Ia menegaskan, keberhasilan Program MBG tidak hanya bergantung pada besarnya dukungan anggaran pemerintah, tetapi juga pada komitmen para pelaksana dalam menjaga amanah dan kepercayaan publik.
Alfian mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan tindakan yang dapat mencoreng tujuan utama program tersebut.
“Jangan sampai program yang memiliki tujuan luhur ini gagal akibat kelalaian ataupun niat yang tidak baik. Kita harus menjaganya bersama demi kepentingan masyarakat yang lebih luas,” tegasnya.
Selain meminta pengelola dapur MBG untuk menjaga profesionalitas, Alfian juga mendorong aparat penegak hukum dan pihak terkait agar memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program.
Menurutnya, pengawasan yang maksimal diperlukan agar pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap berjalan sesuai aturan serta mengedepankan prinsip keterbukaan dan pertanggungjawaban.
“Sebagai salah satu program prioritas pemerintah, pengawasan tidak boleh melemah. Seluruh proses harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Alfian mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengelola di lapangan, pemerintah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Program MBG.
Ia berharap berbagai dinamika yang muncul dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pengawasan dan memperbaiki tata kelola program ke depan.
“Jika seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam menjaga integritas, maka tujuan besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui Program Makan Bergizi Gratis akan dapat terwujud secara optimal,” pungkasnya.
Peliput : Owen






