DetailNews.id, Tarakan – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, berdialog langsung dengan warga RT 07 Kelurahan Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, Minggu (26/4/2026). Dalam pertemuan itu, berbagai persoalan warga mencuat, mulai dari akses transportasi laut hingga dukungan usaha produktif masyarakat.
Salah satu isu yang disorot adalah keterbatasan akses transportasi laut menuju Surabaya. Supa’ad menjelaskan bahwa opsi yang saat ini tersedia masih mengandalkan jalur kapal laut, meski membutuhkan waktu tempuh cukup lama.
“Alternatif terbaik memang lewat kapal laut, walaupun memakan waktu 1 sampai 3 hari ke Surabaya,” ujarnya.
Ia mengaku telah menyampaikan persoalan tersebut kepada PT Pelni. Namun, menurutnya, keputusan tidak bisa diambil secara sepihak karena menyangkut kebijakan berjenjang hingga tingkat kementerian.
“Saya sudah sampaikan ke PT Pelni, tapi mereka tidak bisa memutuskan sendiri,” jelasnya.
Supa’ad juga menambahkan bahwa kewenangan utama dalam pengajuan kebijakan tersebut berada di tingkat pemerintah provinsi. Karena itu, ia membuka peluang untuk berkoordinasi dengan Gubernur Kalimantan Utara.
“Nanti kalau ada waktu yang tepat, saya juga akan komunikasikan dengan Pak Gubernur. Ini memang butuh proses,” katanya.

Selain transportasi, warga juga menyampaikan kebutuhan dukungan ekonomi, salah satunya terkait usaha peternakan ayam petelur. Menanggapi hal itu, Supa’ad menyatakan akan mencari informasi terkait penyediaan bibit ayam petelur yang siap produksi.
“Nanti saya cari informasi dulu, terutama ayam petelur yang sudah hampir siap bertelur. Setelah itu kita data warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Supa’ad juga mendorong warga untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi. Melalui akun resminya, Supa’ad membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
“Saya tidak bisa setiap saat bertemu warga. Karena itu, media sosial jadi sarana komunikasi. Semua masukan pasti kita respons,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui akun “SH Official”, seluruh aktivitasnya baik di bidang kedewanan, sosial, maupun kemasyarakatan dapat diakses publik.
“Tagline kami, selalu hadir. Kalau saya tidak bisa datang langsung, tim akan mewakili,” tambahnya.
Dialog ini menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka. Supa’ad pun menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani aspirasi masyarakat, meski harus melalui proses dan tahapan yang tidak singkat.
Ketua RT 07 Juata Permai, Sulistyono, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Supa’ad Hadianto bersama tim di tengah warga.
“Atas nama warga RT 07, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan bantuan yang diberikan. Mohon maaf jika dalam penyambutan masih ada kekurangan,” ujarnya.
Ia juga mendoakan agar Supa’ad Hadianto beserta keluarga selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas.
Peliput: Raden






