Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaBoltimEwin Umbola, Kedatangan Raja Ternate Di Boltim Memugar Kembali Ingatan Sejarah

Ewin Umbola, Kedatangan Raja Ternate Di Boltim Memugar Kembali Ingatan Sejarah

DetailNews.id – Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjadi salah satu daerah di provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang di kunjungi Sultan Ternate ke-49 Hidayatullah Sjah pada 04/08/2022.

Kedatangan orang nomor satu di Kerajaan Ternate ini selain untuk membangun hubungan bilateral antara Ternate dan Boltim, juga sebagai hajat silaturahmi dengan masyarakat Boltim, khususnya masyarakat Ternate yang telah lama bermukim di wilayah pemerintahan Boltim.

“Kunjungan ini merupakan langkah membangun ikatan kerjasama untuk membangu kemajuan kebudayaan serta pariwisata antara Boltim dan Kota Ternate,” Ujar Sultan Hidayatullah Sjah.

Sultan menambahkan, Boltim dan Ternate memiliki fakta sejarah yang begitu lekat dengan gerakan politik, dan sebuah histori familier terkait peradaban.

“Dahulu Bolaang Mongondow pernah menjadi wilayah Kerajaan Ternate, dan lebih khusus lagi saya yang merupakan Sultan Ternate merupakan keturunan Raja Cornelis Manoppo. Artinya saya juga masih keturunan Raja Mongondow dan saya kesini seperti pulang kampung,” Terang Sultan.

Kehadiran keturunan darah biru dari Kesultanan Ternate ternyata menyita tanggapan edukatif dari Awaluddin Umbola, tokoh pemuda Boltim yang hari ini berkiprah di kancah politik elit provinsi Sulut.

Seperti di sampaikan Awaluddin Umbola kepada wartawan DetailNews.id saat bersua di warung kopi Morpic Tutuyan miliknya, dirinya membeberkan tentang kehadiran Sultan Hidayatullah Sjah di bumi timur totabuan merupakan pemugaran ingatan sejarah bagi generasi saat ini.

“Seberapa banyak generasi Mongondow yang tahu jika salah satu raja kita pernah menjadi bagian dari keluarga bangsawan di Ternate dengan mengawini salah satu putri kerajaan, saya percaya kehadiran Sultan Sjah ke 49 dapat memicu semangat anak muda Mongondow yang melek sejarah kemudian memperbanyak referensi dan riset terkait”, sampai Ewin Sapaan Akrabnya.

Dirinya berharap, dengan kehadiran Sultan di tanah Boltim dapat membawa semangat baru bagi generasi muda demi menjaga dan merawat adat serta budaya bahkan mampu memperkenalkan Boltim melalui spirit pemerintah daerah yakni destinasi wisata.

“Yang paling arif dan luar biasa jika anak muda mampu dan terus menjaga, merawat jati diri kita sebagai pewaris budaya, kemudian memperkokoh kearifan lokal tanpa menciderai nilai luhur budaya daerah yang di memiliki, agar hal yang sama dapat kita peroleh sebagaimana kesultanan ternate yang sampai saat ini eksis dengan eksistensinya”, harapnya.

Lanjut Ewin, antara kerajaan Mongondow dan Ternate memiliki peradaban yang nyaris sama, akan tetapi Masa depan suku dan identitas kemongondowan bergantung pada pemahaman generasi muda, maka mengetahui sejarah Mongondow termasuk upaya memajukan daerah, bangsa dan negara di masa mendatang.

“Kedudukan sejarah sebagai ilmu yang penting telah tergambar jelas di sejumlah literasi yang memuat kisah sejarah Mongondow. Maka, saat sejarah dikesampingkan, pertanda ada upaya untuk memutus hubungan sebuah generasi dengan perjalanan kehidupan manusia di masa lalu,” ujarnya.

Ia menuturkan, di era globalisasi dan kecanggihan teknologi yang futuristik ini, tidak seharusnya menjadikan generasi milenial yang lupa akan pentingnya memahami perjalanan sejarah. Pendekatan yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta sejarah salah satunya dengan memanfaatkan daya kreativitas di media sosial.

“Namun, pengetahuan sejarah melalui media sosial sangatlah tidak cukup, perlu adanya pemahaman lebih lanjut melalui bacaan di buku-buku sejarah ataupun dengan melakukan diskusi. Hal tersebut perlu dilakukan agar tidak terjadi pemahaman yang keliru dalam memahami sejarah, apalagi tentang sejarah Mongondow yang kental dengan distorsinya”, pesannya.

(WA/Ang)

RELATED ARTICLES
spot_img

Most Popular

Recent Comments