DetailNews.id, Kotamobagu – Kepedulian terhadap korban tragedi drag race di Kelurahan Upai, Kotamobagu, ditunjukkan langsung oleh jajaran pemerintah daerah. Sejak Minggu sore hingga Senin dini hari, Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib bersama Wakil Wali Kota Rendy Mangkat dan Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi turun langsung memantau kondisi para korban di sejumlah rumah sakit.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua PW GP Ansor Sulawesi Utara, Hamri Mokoagow, S.Pd., S.H., M.H., turut mendampingi rombongan pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan penanganan korban tragedi yang terjadi di Kelurahan Upai.
Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib didampingi Ketua TP-PKK Kotamobagu Ny. Rindah Gaib, Wakil Wali Kota Rendy Mangkat bersama Wakil Ketua TP-PKK Ny. Resty Ava Sombah Mangkat, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait.
Turut hadir Anggota DPRD Kota Kotamobagu Dani Ikbal Mokoginta, jajaran Kepolisian, Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta, Asisten I Pemkot Kotamobagu Sahaya Mokoginta, staf khusus Wali Kota, serta unsur lainnya.
Dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, Bupati Yusra Alhabsyi bersama jajaran Pemkab Bolmong turut berada di lokasi untuk memastikan warga Bolmong yang menjadi korban tragedi tersebut mendapatkan penanganan sebagaimana mestinya.
Kunjungan dilakukan sejak sore hingga sekitar pukul 03.00 WITA dini hari, dengan mendatangi dua rumah sakit yang menangani korban, yakni RSUD Pobundayan Kotamobagu dan RS Monompia.
Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Bupati Bolaang Mongondow secara langsung mengunjungi pasien satu per satu. Mereka memastikan kondisi korban sekaligus mengecek kebutuhan perawatan yang diperlukan.
Beberapa pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut kemudian ditindaklanjuti untuk mendapatkan rujukan ke RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. Proses tersebut dilakukan melalui koordinasi dan pengawasan langsung pemerintah daerah.
Langkah tersebut dilakukan mengingat korban tragedi tidak hanya berasal dari Kota Kotamobagu, tetapi juga terdapat warga Kabupaten Bolaang Mongondow.
Setelah memantau kondisi korban di rumah sakit, rombongan sekitar pukul 01.00 WITA bergerak dari RS Monompia menuju lokasi kejadian di Kelurahan Upai.
Di lokasi, rombongan bersama aparat Kepolisian melihat langsung kondisi tempat terjadinya tragedi sekaligus mendapatkan informasi terkait penanganan di lapangan.
Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan mendatangi rumah duka di Desa Pontodon dan Desa Bilalang untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Kunjungan tersebut berlangsung hingga memasuki waktu subuh.
Kehadiran langsung para pemimpin daerah bersama unsur terkait menjadi bentuk respons cepat pemerintah dalam menghadapi tragedi yang menimbulkan korban jiwa tersebut.
Selain memastikan korban mendapatkan pelayanan medis, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap keluarga korban yang sedang menghadapi suasana duka.
Sementara itu, keterlibatan Hamri Mokoagow dalam pendampingan tersebut menunjukkan kepedulian unsur kepemudaan dan organisasi masyarakat terhadap masyarakat yang terdampak tragedi.
Penanganan korban dan proses hukum atas peristiwa tersebut selanjutnya diharapkan dapat berjalan secara maksimal sesuai ketentuan, sementara keselamatan dan pemulihan para korban menjadi perhatian utama seluruh pihak.
Peliput : Owen




