Jumat, April 24, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNewsGubernur Sulut Hibahkan Lahan, Mako Bakamla Zona Tengah Diresmikan

Gubernur Sulut Hibahkan Lahan, Mako Bakamla Zona Tengah Diresmikan

DetailNews.id, Sulut – Komitmen memperkuat keamanan laut Indonesia kembali ditunjukkan di wilayah timur. Gubernur Yulius Selvanus meresmikan Gedung Baru Markas Komando (Mako) Zona Tengah Badan Keamanan Laut Republik Indonesia pada Kamis, 23 April 2026.

Peresmian yang dipusatkan di Gedung Utama “John Lie” ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat representasi kedaulatan negara di wilayah perairan Indonesia, khususnya kawasan tengah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan bahwa kehadiran Bakamla RI memiliki mandat vital dalam melaksanakan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah yurisdiksi maritim nasional. Ia juga menegaskan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap penguatan institusi tersebut.

Sebagai bentuk komitmen, pemerintah provinsi telah menghibahkan lahan seluas kurang lebih 7 hektare guna memperkokoh eksistensi Mako Zona Tengah di daerah yang dikenal sebagai Bumi Nyiur Melambai.

Posisi geografis Sulawesi Utara yang strategis menjadikan wilayah ini sebagai beranda depan Indonesia yang membutuhkan kesiapsiagaan tinggi dalam menjaga stabilitas keamanan laut serta mencegah berbagai aktivitas ilegal.

Penyematan nama pahlawan nasional asal Sulawesi Utara, John Lie, pada gedung utama tersebut menjadi simbol semangat perjuangan maritim. Fasilitas modern yang dihadirkan diharapkan mampu meningkatkan kinerja personel Bakamla dalam menjalankan tugas pengamanan laut.

Gubernur juga menekankan bahwa keamanan laut merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi dan koordinasi lintas instansi secara berkelanjutan.

Acara peresmian turut dihadiri Kepala Zona Tengah Bakamla RI, Teguh Prasetya, jajaran Forkopimda Sulawesi Utara, serta pimpinan instansi vertikal dan daerah lainnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine dan pembukaan tirai, dilanjutkan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya operasional gedung serta peninjauan fasilitas. Kehadiran sarana ini diharapkan semakin memperkuat pelayanan dan menjaga kedaulatan maritim Indonesia.*

Peliput : Dade Paputungan

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments