DetailNews.id, Tanjung Selor – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi tuan rumah Konsultasi Regional Produk Domestik Regional Bruto (Konreg PDRB) wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kasulampua) Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor 14-16 April 2026 dan dihadiri perwakilan dari 19 provinsi.
Mengusung tema kedaulatan pangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif, forum ini menjadi ajang strategis untuk menyelaraskan metodologi dan kualitas data PDRB, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., mengatakan Konreg PDRB merupakan momentum penting untuk memperkuat koordinasi pembangunan di kawasan timur Indonesia.
Menurutnya, wilayah Kasulampua memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun posisi geografis yang strategis sebagai penghubung antarwilayah.
“PDRB sebagai indikator utama ekonomi memiliki peran krusial dalam mendukung perencanaan, evaluasi kebijakan, hingga pengambilan keputusan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujarnya Rabu (15/4).
Selama kegiatan berlangsung, peserta yang terdiri dari perwakilan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Bank Indonesia membahas sejumlah isu strategis. Di antaranya ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, peningkatan kualitas data ekonomi, serta penguatan konektivitas dan pemerataan pembangunan antarwilayah.
Dari forum ini, disepakati komitmen bersama bertajuk Kesepakatan Benuanta. Kesepakatan tersebut mencakup penguatan kolaborasi penyediaan data statistik yang akurat dan terintegrasi melalui Satu Data Indonesia, serta optimalisasi forum komunikasi ekonomi dan fiskal guna memperkuat integrasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan.
Selain itu, para peserta juga sepakat memperkuat sinergi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mendorong transformasi ekonomi inklusif melalui hilirisasi, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.
Konreg Kasulampua juga akan terus dilanjutkan sebagai forum strategis tahunan guna menjaga kesinambungan koordinasi pembangunan kawasan timur Indonesia.
Sejumlah rekomendasi turut dihasilkan, di antaranya penguatan koordinasi penyediaan data makroekonomi, peningkatan daya saing daerah melalui belanja yang berkualitas dan pembiayaan inovatif, serta percepatan pengembangan sektor unggulan.
Melalui forum ini, diharapkan sinergi antarwilayah semakin kuat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di kawasan timur Indonesia. Konreg PDRB Kasulampua Tahun 2027 rencananya akan digelar di Provinsi Sulawesi Utara.
Peliput: Raden



