DetailNews.id, Kotamobagu – Kota Kotamobagu menjadi pusat pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2026. Pemerintah Kota Kotamobagu menyambut baik kepercayaan tersebut dan berharap ajang ini menjadi wadah bagi generasi madrasah untuk mengembangkan talenta dan inovasi.
Pembukaan OMI Sulut 2026 berlangsung di MAN 1 Kotamobagu, Minggu malam. Mewakili Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, S.STP., M.E., hadir sekaligus membacakan sambutan wali kota.
Dalam sambutannya, Sahaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya OMI Sulut 2026. Ia juga menyampaikan kebanggaan Pemerintah Kota Kotamobagu atas kepercayaan yang diberikan sebagai tuan rumah kegiatan tingkat provinsi tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Kotamobagu, kami menyampaikan salam dan apresiasi Bapak Wali Kota kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan OMI. Pemerintah Kota Kotamobagu juga menyambut baik dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Kota Kotamobagu sebagai tuan rumah kegiatan tingkat Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Sahaya.
OMI Tahun 2026 mengusung tagline “Islam, Sains dan Eko-Teologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia.”
Menurut Sahaya, tagline tersebut menjadi semangat dalam mendorong lahirnya generasi madrasah yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kuat dalam nilai keislaman dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
“Tagline ini menjadi semangat untuk mendorong lahirnya generasi madrasah yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam nilai keislaman, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” katanya.
Ia menegaskan, OMI bukan semata-mata kompetisi untuk mengejar prestasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para peserta untuk mengenali sekaligus mengembangkan potensi dan talenta yang dimiliki.
Kepada seluruh peserta, Sahaya berpesan agar mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, menjunjung sportivitas, serta memberikan kemampuan terbaik.
“Selamat berkompetisi dan berikan kemampuan terbaik. Semoga OMI ini tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi ruang untuk menemukan, mengenali, dan mengembangkan talenta-talenta muda madrasah yang nantinya dapat menjadi generasi unggul dan membawa nama baik daerah, Sulawesi Utara, serta Indonesia,” ujarnya.
Sahaya juga berharap peserta yang berhasil meraih prestasi di tingkat provinsi dapat melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional sekaligus membawa nama baik Sulawesi Utara.
Di hadapan para peserta, ia memberikan motivasi agar generasi muda madrasah tidak ragu memiliki cita-cita besar dan berani menghadapi berbagai tantangan.
“Jangan takut bermimpi besar. Jangan takut mencoba. Dan jangan takut gagal,” pesannya.
Menurutnya, para peserta OMI hari ini berpeluang menjadi bagian dari generasi masa depan yang berkiprah sebagai ilmuwan, guru, peneliti, teknolog, inovator hingga pemimpin yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.
Pembukaan OMI Sulut 2026 turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Dr. Drs. H. Ulyas Taha, M.Pd., jajaran Kementerian Agama kabupaten/kota se-Sulawesi Utara, para kepala madrasah, guru pendamping, dewan juri, panitia serta peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Utara.
Pemerintah Kota Kotamobagu berharap pelaksanaan OMI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 berjalan sukses dan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menumbuhkan talenta serta mendorong inovasi generasi muda madrasah di Sulawesi Utara.
Peliput : Owen




