BerandaBolmongPW GP Ansor Sulut dan 7 PTS Teken MoU, Fokus Tingkatkan SDM...

PW GP Ansor Sulut dan 7 PTS Teken MoU, Fokus Tingkatkan SDM Generasi Muda

DetailNews.id, Kotamobagu – Upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Utara terus didorong melalui kolaborasi antara organisasi kepemudaan, perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

Langkah tersebut diwujudkan Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Sulawesi Utara melalui dialog kebangsaan sekaligus penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama tujuh perguruan tinggi swasta di Sulawesi Utara.

Kegiatan yang mengangkat tema “Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan RI, Semangat Membangun Pendidikan, Menuju Sulut Juara Indonesia Maju” itu berlangsung di Aula STMIK Multicom Kotamobagu, Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan dihadiri jajaran GP Ansor Sulut, para pimpinan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, tokoh masyarakat serta unsur Pemerintah Kota Kotamobagu.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya PW GP Ansor Sulut menindaklanjuti program unggulan Pimpinan Pusat GP Ansor, khususnya Ansor University yang digagas Ketua Umum PP GP Ansor, sahabat Dr. Addin Jauharudin.

Melalui program tersebut, Ansor University diharapkan dapat dikembangkan sebagai laboratorium pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketua PW GP Ansor Sulut, Hamri Mokoagow, mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia kader Ansor dan Banser sekaligus memperluas kontribusi organisasi terhadap dunia pendidikan.

Menurutnya, sudah saatnya kader Ansor dan Banser hadir di lingkungan kampus, tidak hanya sebagai peserta pendidikan, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan intelektual dan pengabdian kepada masyarakat.

“Insyaallah saatnya Banser dan kader Ansor masuk kampus. Kita ingin meningkatkan SDM dan memberikan kontribusi nyata bagi pendidikan bangsa,” ujarnya.

Ia menegaskan, Ansor University nantinya tidak hanya menjadi wadah pendidikan kader, tetapi juga ruang untuk membangun kolaborasi dalam bidang penelitian, inovasi dan pengabdian masyarakat.

Dukungan terhadap penguatan kolaborasi tersebut disampaikan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Asisten I Pemerintah Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, saat membacakan pesan Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya dialog kebangsaan yang mempertemukan organisasi kepemudaan dan perguruan tinggi.

Menurutnya, momentum 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia harus diisi dengan karya, ilmu pengetahuan, inovasi, persatuan dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Membangun pendidikan berarti membangun manusia. Membangun manusia berarti membangun masa depan. Dan membangun masa depan berarti mempersiapkan daerah dan bangsa agar mampu menghadapi perubahan zaman,” demikian pesan Wali Kota yang disampaikan Sahaya.

Pemkot Kotamobagu, lanjutnya, menyambut baik penandatanganan MoU antara Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Bolaang Mongondow Raya (FKPT BMR) dan GP Ansor Sulawesi Utara.

Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat pembangunan SDM serta membuka ruang bagi perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan untuk bersama-sama menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat.

Sementara itu, Ketua FKPT BMR yang juga Rektor STMIK Multicom Kotamobagu, Supit Mamuaya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada GP Ansor Sulut serta Pemerintah Kota Kotamobagu atas dukungan dan kolaborasi yang dibangun untuk masa depan pendidikan di Bolaang Mongondow Raya.

Menurut Supit, kerja sama antara perguruan tinggi dan organisasi kepemudaan harus diarahkan pada program yang konkret dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan, STMIK Multicom Kotamobagu memiliki program pengembangan teknologi robotik yang dapat diarahkan untuk membantu menangani persoalan sampah di Kota Kotamobagu.

“STMIK Multicom juga memiliki program pengembangan robotik untuk penanganan sampah yang bisa menjadi salah satu solusi terhadap persoalan sampah di Kotamobagu. Ke depan ini bisa kita seriusi untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Supit berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat diterjemahkan dalam berbagai program bersama yang melibatkan mahasiswa, dosen, kader Ansor dan masyarakat.

Dialog kebangsaan tersebut menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang.

Di antaranya Donald Q. Tungkagi, Wasekjen Pimpinan Pusat GP Ansor; Hamri Mokoagow, Ketua PW GP Ansor Sulawesi Utara; Syarif Mokoginta; Anggota DPRD Kota Kotamobagu Refli Mamonto; Rektor IAIK Muliadi Mokodompit; serta Ketua STMIK Multicom Supit Mamuaya.

Para narasumber membahas berbagai isu strategis terkait pendidikan, kepemudaan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia serta peran generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.

Sejumlah tokoh dan pejabat juga turut hadir, di antaranya Koordinator Staf Khusus Pemerintah Kota Kotamobagu Widi Mokoginta, Anggota DPRD Kotamobagu Refli Mamonto, Panglima Brigade Bogani Hi. Jemy Lantong, Direktur Utama PDAM Kotamobagu Andri Panca, serta para pimpinan perguruan tinggi.

Peserta dialog didominasi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi swasta di wilayah Bolaang Mongondow Raya, seperti Universitas Dumoga, IAIK, IAIM, STMIK Multicom dan STIE.

Kehadiran mahasiswa dinilai menjadi bagian penting dalam forum tersebut. Generasi muda tidak hanya diposisikan sebagai penerima manfaat pendidikan, tetapi juga sebagai calon pemimpin yang akan menentukan arah pembangunan daerah dan bangsa.

Melalui forum ini, mahasiswa didorong untuk mengembangkan gagasan, memperkuat kompetensi, membangun jejaring serta terlibat aktif dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandatanganan MoU dengan tujuh perguruan tinggi tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya berbagai program kolaboratif.

GP Ansor Sulut ingin menjadikan Ansor University sebagai ruang bertemunya kader, mahasiswa dan akademisi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, inovasi serta pengabdian masyarakat.

Dengan demikian, gerakan kaderisasi Ansor tidak hanya berlangsung di internal organisasi, tetapi juga dapat bersinergi dengan ekosistem pendidikan tinggi.

Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari refleksi 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Kemerdekaan tidak cukup hanya dikenang melalui seremoni, tetapi harus diisi dengan peningkatan kualitas manusia, penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi dan kerja nyata untuk masyarakat.

Kolaborasi GP Ansor, perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan mampu melahirkan generasi muda Sulawesi Utara yang berilmu, berkarakter, inovatif dan memiliki kepedulian sosial.

Dari Kotamobagu, semangat membangun pendidikan tersebut diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama menuju Sulut Juara dan Indonesia Maju.

Peliput : Owen

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments