https://www.fapjunk.com https://pornohit.net london escort london escorts buy instagram followers buy tiktok followers
Kamis, Februari 22, 2024
BerandaNusa UtaraRSUD Talaud Memberikan Tanggapan Resmi Terkait Permasalahan Rujuknya Pasien Georgius Amanga Ke...

RSUD Talaud Memberikan Tanggapan Resmi Terkait Permasalahan Rujuknya Pasien Georgius Amanga Ke Manado

DetailNews.id, Talaud – Rumah sakit umum (RSUD) Talaud memberikan tanggapan resmi melalui konferensi pers bersama sejumlah media, terkait permasalahan rujuknya pasien atas nama Georgius Amanga ke Manado, Minggu (15/05/2022).

Konferensi Pers yang betempat di Aula RSUD Talaud itu, dihadiri Sekda Talaud Dr Yohanis Kamagi, AP. M.Si, Dokter Yonatan Lukas, SD selaku spesialis bedah sekaligus Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Talaud, dan Direktur RSUD Talaud dr. Susantio O. Essing. M.Kes.

Pihak rumah sakit umum sekaligus dokter yang melakukan pemeriksaan terhadap pasien yaitu dr Elvin Herlambang, menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaaan  pasien atasnama  Georgius Amanga, mengalami pembagkakan pada perut atau usus buntu sehingga menganggu usus pasien.

Sementara berkaitan dengan kenapa pasien tidak melakukan tidakan operasi di RSUD Talaud, Pihak RSUD Talaud menjelaskan, bahwa RSUD Talaud memiliki keterbatasan kurangnya sumber daya, yakni dokter spesialis yang membidangi kasus tersebut.

Tidak hanya itu,  RSUD Talaud juga memiliki keterbatasan ruang operasi termasuk peralatan medis dan obat-obatan. Rung operasi yang difugsikan hanya satu ruangan, sementara dua ruangan barunya belum digunakan, karena belum diresmikan oleh Bupati.

Dokter Yonatan Lukas, juga membenarkan terkait permaslahan tersebut, menurutnya “penaganan membutuhkan peralatan baik dari bagian bedah maupun dari bagian anastesi yang melakukan  pembiusan, namun karena sumber daya belum memadai dan pertimbangan resiku, maka sebagai dokter akan melakuka  pusat kesehatan yang memiliki peralatan lebih lengkap”.

Sedangkan pertanyaan dari wartawan terkait dokter tidak melakukan tindakan karena belum terbayar insentif, dibantah pihak RSUD Talaud. Bahwa itu adalah dua hal yang berbeda dan tidak berhubugan dengan penanganan medis.

Sekda Talaud Dr Yohanis Kamagi, juga merespon hal tersebut bahwa RSUD Talaud memiliki keterbatasan sumber daya yakni dokter spesialis, sementara terkait insentif Kamagi menyampaikan bahwa Insentif dokter spesialis berdasarkan jabatan itu menurun, berdasarkan kriteria TTP.(SS)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments