DetailNews.id, Bitung – Dua kelompok pemuda di Kota Bitung sepakat mengakhiri konflik tawuran melalui deklarasi damai yang difasilitasi Polsek Aertembaga. Kegiatan berlangsung di Mapolsek Aertembaga, Jumat (1/5/2026).
Pemuda dari Kelurahan Pateten Satu, Kecamatan Aertembaga, dan Kelurahan Pateten Tiga (Kampung Unyil), Kecamatan Maesa, sepakat berdamai setelah difasilitasi kepolisian bersama pemerintah dan tokoh masyarakat.
Kapolsek Aertembaga AKP Denny S. Tampenawas mengatakan deklarasi damai ini merupakan langkah konkret menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
“Ini bukan sekadar seremonial, tapi komitmen bersama untuk menghentikan konflik dan menjaga keamanan lingkungan,” kata Denny.
Ia menegaskan pihaknya akan tetap bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran hukum, termasuk penggunaan senjata tajam.
“Kami ajak seluruh pemuda meninggalkan tawuran. Kalau masih ada pelanggaran, tentu akan kami tindak,” tegasnya.
Camat Aertembaga Stenly Robert Tatipang mengapresiasi langkah kepolisian yang memfasilitasi perdamaian tersebut.
“Ini momentum untuk memulai kembali persaudaraan. Jangan mudah terprovokasi dan hindari penyelesaian masalah dengan kekerasan,” ujarnya.
Sementara itu, Imam Masjid Al-Guffron Pateten Ustadz Herson Kadir mengingatkan pentingnya menjaga emosi dan membangun masa depan yang lebih baik.
“Mari kita jaga diri dan tinggalkan konflik. Tidak ada manfaat dari tawuran,” katanya.
Deklarasi damai ditandai dengan penandatanganan kesepakatan oleh kedua kelompok pemuda. Mereka berkomitmen menghentikan tawuran, menolak provokasi, serta menjaga keamanan bersama. Kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga selesai.



