DetailNews.id, Boltara – Upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Kali ini, Dinas Kesehatan Boltara mengajukan sejumlah kebutuhan strategis ke Kementerian Kesehatan RI, mulai dari pengembangan Labkesda hingga pengadaan ambulans.
Kegiatan yang berlangsung di Direktorat Fasilitas Mutu dan Pelayanan Kesehatan Primer (Fasmut PKP), Direktorat Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas (Kesprimkom) Kementerian Kesehatan RI itu difokuskan pada pengembangan fasilitas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) sebagai salah satu program prioritas pemerintah daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boltara, Sofian Mokoginta, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menyelaraskan program pembangunan kesehatan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Langkah strategis ini kami laksanakan agar program prioritas Pemerintah Kabupaten Boltara dapat berjalan selaras dengan program Kementerian Kesehatan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Sofian.
Menurutnya, koordinasi tersebut juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melakukan pendekatan aktif kepada pemerintah pusat agar Kabupaten Boltara dapat menjadi daerah prioritas atau lokus pelaksanaan berbagai program strategis di bidang kesehatan.
Selain pengembangan Labkesda, Dinas Kesehatan Boltara turut mengusulkan dukungan pemerintah pusat dalam penyediaan alat kesehatan yang memadai serta pengadaan ambulans sebagai sarana transportasi rujukan untuk menunjang pelayanan kesehatan di seluruh wilayah kabupaten.
“Kami berharap Kabupaten Boltara dapat menjadi salah satu lokus program pemerintah pusat dalam peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, baik melalui pembangunan fasilitas laboratorium kesehatan, penyediaan alat kesehatan, maupun pengadaan ambulans sebagai sarana transportasi rujukan,” katanya.
Sofian menjelaskan, pihaknya telah melengkapi berbagai persyaratan administrasi dan dokumen pendukung yang dibutuhkan dalam proses pengajuan program tersebut. Saat ini, usulan yang diajukan tinggal menunggu proses persetujuan anggaran dari Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).
“Saat ini beberapa persyaratan dokumen telah kami lengkapi. Kami tinggal menunggu proses persetujuan anggaran oleh Direktorat Jenderal Anggaran. Mudah-mudahan usulan ini dapat disetujui sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Boltara,” jelasnya.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Boltara berharap penguatan sarana dan prasarana kesehatan dapat segera terwujud guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal, merata, dan berkualitas bagi masyarakat.
Peliput : Kifli






