Kamis, April 16, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaNewsBulog Tolitoli Bantah Enggan Beli Beras, Gudang Masih Tersedia

Bulog Tolitoli Bantah Enggan Beli Beras, Gudang Masih Tersedia

DetailNews.id, Tolitoli – Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Tolitoli memastikan penyerapan beras petani lokal tetap berjalan di tengah musim panen raya, sekaligus membantah tudingan yang menyebut pihaknya enggan membeli hasil panen masyarakat.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Tolitoli, Zahnaz Abdeli, secara tegas membantah isu tersebut. Ia memastikan bahwa pihaknya tidak pernah menutup pintu bagi petani maupun mitra penggilingan.

“Intinya kami tidak pernah enggan membeli. Kapasitas gudang kami masih tersedia sekitar lima ribu ton. Masuknya beras dari luar daerah merupakan bagian dari program nasional untuk cadangan pangan dan pemerataan stok, dan tidak menghambat penyerapan beras lokal,” ujar Zahnaz, Kamis (16/4/2026).

Hingga pertengahan April, realisasi penyerapan Bulog Tolitoli tercatat mencapai 311 ton atau sekitar 41 persen dari target tahunan. Zahnaz menambahkan, penerapan standar kualitas dan sistem administrasi dilakukan semata-mata untuk menjaga mutu beras yang diserap.

Bantahan serupa juga disampaikan H. Nurdin, pemilik salah satu penggilingan padi terbesar di Kecamatan Galang. Ia menilai pernyataan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tolitoli tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Menurutnya, selama ini sinergi antara penggilingan dan Bulog justru semakin baik. Tahun lalu, penyerapan mencapai 200 ton, sementara tahun ini ditargetkan meningkat menjadi 300 ton.

“Faktanya tidak ribet. Pengalaman kami, beras diantar pagi, malamnya pembayaran sudah masuk melalui transfer. Tanpa penyerapan Bulog, harga beras berpotensi anjlok,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dari total 500 ton stok di penggilingannya, sebagian memang dijual secara mandiri oleh petani, bukan karena adanya penolakan dari Bulog.

Pihak Bulog Tolitoli pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Mereka menekankan pentingnya konfirmasi dari berbagai pihak guna menjaga objektivitas informasi.

“Pintu kami selalu terbuka. Kami akan terus proaktif turun ke lapangan untuk berkoordinasi dan memastikan ketersediaan pangan serta stabilitas harga di tingkat petani tetap terjaga,” tutup Zahnaz.

Peliput : Arya

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Popular

Recent Comments