DetailNews.id, Jember – Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Jember dipenuhi keceriaan ratusan anak Taman Kanak-Kanak (TK) yang tampil mengenakan beragam kostum warna-warni pada Rabu (24/6/2026). Mereka mengikuti babak final Lomba Tari Kunang-Kunang dan Lomba Berkisah tingkat Kabupaten Jember dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Jember tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian penutup Tahun Pelajaran 2025/2026 sekaligus wadah pengembangan bakat dan kreativitas anak usia dini.
Ketua IGTKI Kabupaten Jember, Endang Suprihatin, S.Pd., M.M., mengatakan ajang tersebut merupakan puncak dari kompetisi berjenjang yang telah dimulai sejak proses seleksi di tingkat kecamatan.
“Hari ini adalah puncaknya. Anak-anak yang tampil merupakan perwakilan terbaik dari setiap kecamatan. Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas sejak usia dini,” ujar Endang.
Selain lomba tari dan berkisah, rangkaian kegiatan HAN tahun ini juga menghadirkan Lomba Kolase Orang Tua dan Anak yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tercatat sekitar 24 ribu peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Jember ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Menurut Endang, salah satu keistimewaan tahun ini adalah ditampilkannya Tari Kunang-Kunang yang merupakan karya orisinal para guru TK Kabupaten Jember. Tarian tersebut lahir dari kreativitas guru-guru yang tergabung dalam Komunitas Belajar Tari (Koberta) IGTKI Jember dengan pendampingan dari Sanggar Hastarini Jember.
“Tari Kunang-Kunang menjadi bukti bahwa guru TK tidak hanya mendidik anak-anak, tetapi juga mampu melahirkan karya seni yang kreatif dan ramah anak,” katanya.
Keberhasilan para peserta menampilkan kemampuan terbaik di panggung final tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan IGTKI Jember kepada para guru sejak April 2026. Para pendidik mendapatkan pelatihan khusus meliputi tari, seni mewarnai dengan teknik patterning, kolase, hingga seni berkisah.
Hasil pelatihan tersebut kemudian diterapkan di sekolah masing-masing sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mengembangkan potensi anak secara optimal.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, S.E., memberikan apresiasi atas konsistensi IGTKI dalam mendorong kreativitas anak usia dini dan peningkatan kompetensi guru.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana penguatan karakter anak, mempererat hubungan antara orang tua dan anak, serta memberikan ruang kreativitas bagi para pendidik.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu membangun karakter anak sejak dini sekaligus memperkuat kolaborasi antara sekolah, guru, dan keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak,” ujar Arief.
Melalui kegiatan tersebut, IGTKI Kabupaten Jember berharap semangat kreativitas, inovasi, dan pendidikan karakter dapat terus tumbuh sehingga melahirkan generasi muda yang percaya diri, kreatif, dan berprestasi.
Peliput : Lukman






