DetailNews.id, Seluma – SMP Negeri 23 Seluma resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Penerimaan peserta didik baru dilaksanakan melalui empat jalur, yakni jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.
Pada hari pertama pendaftaran, puluhan calon peserta didik bersama orang tua tampak mendatangi sekolah untuk mengikuti proses pendaftaran. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi seiring dimulainya tahapan penerimaan siswa baru di sekolah tersebut.
Pelaksanaan SPMB berjalan lancar berkat kesiapan panitia dan dukungan para guru yang terlibat dalam proses pelayanan. Para tenaga pendidik turut membantu verifikasi berkas serta memberikan pendampingan kepada calon siswa dan orang tua selama proses pendaftaran berlangsung.
Seluruh tahapan penerimaan dilaksanakan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah. Pelayanan yang cepat dan tertib mendapat apresiasi dari para orang tua calon peserta didik yang merasa terbantu dengan sistem pelayanan yang diterapkan sekolah.
Kepala SMP Negeri 23 Seluma, Sumarsih, S.Pd., mengatakan seluruh proses penerimaan siswa baru dilakukan secara terbuka dan berpedoman pada aturan yang berlaku.
“SPMB merupakan momentum penting dalam menjaring generasi muda yang akan melanjutkan pendidikan di tingkat menengah pertama. Kami berkomitmen melaksanakan seluruh proses secara transparan, objektif, dan akuntabel sesuai aturan yang berlaku,” ujar Sumarsih.
Menurutnya, sistem penerimaan yang diterapkan bertujuan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik sesuai jalur yang tersedia, baik berdasarkan domisili, prestasi, maupun kondisi sosial tertentu yang masuk dalam kategori afirmasi.
Ia menjelaskan bahwa SMPN 23 Seluma terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi akademik, pembinaan karakter, serta pengembangan berbagai kegiatan ekstrakurikuler guna mendukung potensi siswa secara menyeluruh.
Sebagai salah satu sekolah yang aktif mengikuti berbagai kompetisi, SMPN 23 Seluma juga terus mendorong lahirnya prestasi di bidang akademik maupun nonakademik. Hal tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di sekolah tersebut.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan SPMB yang bersih dan berintegritas. Tidak ada ruang bagi titipan, gratifikasi, maupun intervensi dalam bentuk apa pun. Semua peserta diproses berdasarkan ketentuan yang berlaku,” tegas Sumarsih.
Melalui pelaksanaan SPMB yang transparan dan akuntabel, SMPN 23 Seluma berharap dapat menjaring peserta didik yang berkualitas sekaligus terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.
Peliput : Musmulyadi






